Honor tampaknya sedang menyiapkan langkah yang cukup berani di pasar smartphone. Perusahaan asal China itu dikabarkan menggarap empat ponsel baru, dan salah satunya disebut membawa baterai 12.000mAh yang jarang sekali muncul di kelas mainstream.
Jika bocoran ini tepat, arah pengembangan Honor bukan cuma mengejar angka kapasitas yang besar. Fokusnya juga tertuju pada pengisian cepat dan pengendalian panas agar ponsel baterai jumbo tetap nyaman dipakai sehari-hari.
Baterai jumbo untuk kebutuhan yang berat
Kapasitas 12.000mAh jelas menonjol di tengah pasar ponsel saat ini. Bocoran yang dikutip Gizmochina pada Rabu (6/5) menyebut model itu berpotensi menjadi salah satu smartphone mainstream dengan kapasitas baterai terbesar yang pernah ada.
Bagi pengguna yang sering bermain game, membuat konten, atau memakai ponsel untuk aktivitas padat sepanjang hari, kapasitas sebesar ini terdengar sangat menarik. Daya tahan yang lebih panjang juga relevan untuk streaming video, meeting virtual, gaming online, sampai penggunaan media sosial yang intens.
Di saat banyak orang masih mencari ponsel yang bisa bertahan seharian penuh, Honor terlihat ingin melangkah lebih jauh. Perangkat dengan baterai sebesar ini berpeluang mengurangi ketergantungan pada stopkontak dalam rutinitas harian.
Dual-cell jadi kunci pengisian cepat
Selain model 12.000mAh, Honor juga disebut menyiapkan perangkat lain dengan baterai dual-cell 10.000mAh. Konsep dua sel baterai dalam satu perangkat ini bukan hal baru, tetapi penerapannya pada kapasitas sebesar itu dinilai penting untuk menjaga distribusi daya lebih stabil.
Sisi menariknya, konfigurasi dual-cell itu disebut membuka jalan untuk fast charging hingga 120W. Pada baterai besar, pengisian cepat biasanya lebih sulit diterapkan karena risiko panas berlebih dan dampak pada daya tahan baterai.
Dengan pembagian dua sel, panas dapat disebar lebih merata. Hasilnya, pengisian berdaya tinggi bisa berjalan lebih efisien dan perangkat berpotensi tidak terasa terlalu panas saat diisi.
Empat model baru, strategi yang lebih agresif
Rumor yang beredar tidak berhenti pada satu atau dua perangkat. Honor disebut menyiapkan empat model baru sekaligus, dengan fokus yang kuat pada kapasitas baterai besar.
Langkah ini menunjukkan strategi yang lebih agresif dibanding banyak merek lain yang cenderung bergerak lebih hati-hati. Honor juga tampaknya ingin memperluas arah yang sudah dimulai lewat seri WIN yang diperkenalkan tahun lalu.
Hingga saat ini, nama resmi perangkat yang sedang dikembangkan belum diungkap. Namun, rumor yang muncul menyebut kemungkinan model-model tersebut masuk ke lini Honor X80, Honor Power 3, atau seri WIN 2.
Persaingan baterai besar makin ramai
Honor bukan satu-satunya merek yang bergerak ke arah kapasitas superbesar. Vivo lebih dulu merilis Vivo Y600 Pro dengan baterai 10.200mAh, sementara Oppo, Xiaomi, dan Huawei juga disebut menyiapkan perangkat serupa.
Meski sama-sama mengejar baterai besar, tiap merek tampaknya memilih pendekatan yang berbeda. Ada yang merilis satu model lebih dulu untuk membaca respons pasar, sedangkan Honor terlihat ingin memperkuat posisinya lewat beberapa perangkat sekaligus.
Tren ini sejalan dengan perubahan kebutuhan pengguna yang kini makin mengutamakan daya tahan baterai. Di sisi lain, desain tetap menjadi tantangan karena kapasitas yang makin besar biasanya ikut membuat ukuran dan bobot ponsel bertambah.
Karena itu, pendekatan dual-cell menjadi bagian penting dari arah pengembangan Honor. Teknologi ini dipandang membantu menjaga keseimbangan antara daya tahan, efisiensi, dan kenyamanan penggunaan pada ponsel baterai besar.
Source: www.gadgetdiva.id