Kehamilan menjadi salah satu proses yang sangat diinginkan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Namun sayangnya tidak semua perempuan bisa mendapatkan kehamilan dengan cara yang mudah. Kondisi itu bisa saja disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya makanan.

Makanan memiliki pengaruh yang sangat baik terhadap tingkat kesuburan perempuan. Hal ini tentunya berhubungan dengan asupan gizi dan nutrisi yang memang sangat diperlukan dalam menjalankan program hamil.

Bisa saja pola makan yang berlangsung saat ini, memang tidak tepat sehingga sulit untuk mendapatkan kehamilan. Bagi Anda yang sedang menjalankan program hamil, untuk memenuhi asupan gizi dan nutrisi yang memang dibutuhkan tubuh, harus memperhatikan pola makan. Berikut daftar makanan yang bisa anda masukkan dalam daftar menu harian, jika ingin segera memiliki momongan.

Ilustrasi beras merah. Foto: PELANTAR/net

Karbohidrat Tepat
Jenis makanan pertama yang harus Anda konsumsi bagi program hamil ialah jenis karbohidrat yang tepat. Zat karbohidrat memang sangat dibutuhkan oleh tubuh karena dapat membantu Anda untuk menstabilkan asupan gula darah serta menjaga insulin tetap normal.

Jenis karbohidrat yang tepat bagi Anda bisa bersumber dari nasi merah dan roti gandum. Bagi Anda yang memilih jenis karbohidrat dengan indeks glimek yang tingi, hal ini bisa menyebabkan kadar insulin di dalam tubuh menjadi tidak normal.

Karena itu, pilihlah jenis karbohidrat yang tentunya dapat membuat tubuh menyeimbangkan kadar insulin. Jika kadar insulin terlalu banyak tentunya dapat menghambat kinerja otot sehingga dapat menurunkan kesuburan Anda.

Ilustrasi sumber lemak sehat. Foto: PelANTAR/net

Lemak Sehat
Ternyata, kandungan lemak yang ada dalam makanan dapat meningkatkan kesuburan perempuan. Tentu saja, jenis makanan berlemak di sini haruslah sesuai. Lemak memiliki peranan yang cukup besar dan penting dalam membentuk hormon-hormon dalam tubuh.

Jika kadar lemak terlalu sedikit, hormon Anda bisa saja akan mengalami gangguan. Pilihlah makanan yang memiliki kandungan lemak yang sehat seperti omega 3 dan lemak tidak jenuh. Anda bisa mendapatkannya dari ikan salmon, biji-bijian, kacang kenari, alpukat, biji labu, wijen dan roti.

Ilustrasi konsumsi suplemen multivitamin. Foto: PELANTAR/net

Suplemen Multivitamin
Untuk menjalankan program hamil, Anda juga dianjurkan mengonsumsi suplemen dan multivitamin, yang memiliki kandungan mineral dan vitamin. Suplemen dan multivitamin bisa memenuhi asupan zat besi dan asam folat yang sangat dibutuhkan ketika proses pembuahan.

Baca Juga :   Sajen Merambah Amerika - Kala Tradisi Bertemu Modernitas

Asam folat dapat mencegah bayi lahir dengan cacat pada otak dan bagian sumsum tulang belakang. Konsumsi vitamin prenatal dapat meningkatkan kesuburan pada perempuan, sedangkan pada pria dapat meningkatkan jumlah sel sperma. Tentu saja, Anda harus mengetahui suplemen apa yang tepat bagi Anda dan bila perlu konsultasikan ke dokter.

Ilustrasi susu murni. Foto: PELANTAR/net

Susu Murni
Sumber makanan pendorong kehamilan lain adalah susu skim. Susu ini sangat dibutuhkan oleh tubuh karena tidak mengandung lemak. Namun, lebih disarankan jika Anda beralih ke susu murni dibandingkan dengan susu skim yang banyak beredar di pasaran. Para peneliti mengungkapkan bahwa perempuan yang mengonsumsi satu gelas susu murni, akan lebih mudah hamil dibandingkan dengan wanita yang tidak memngonsumsi susu.

Susu murni mengandung hormon yang larut dalam lemak, dan tsangat penting untuk kesuburan. Hormon-hormon di sini akan hilang selama proses skimming. Sedangkan campuran hormon dalam susu murni dapat meningkatkan kesuburan wanita dibandingkan dengan wanita yang mengonsumsi susu skim.

Ilustrasi es krim. Foto: PELANTAR/net

Es Krim
Jenis makanan yang satu ini, mungkin menjadi primadona bagi hampir setiap orang baik anak-anak maupun dewasa. Rasa lezat es krim dapat membuat seseorang menjadi lebih bergairah. Es krim juga memiliki kandungan low-fat atau rendah lemak.

Anda bisa memilih es krim sebagai makanan pendamping untuk program hamil dibandingkan dengan susu rendah lemak atau susu skim. Meski demikian, Anda tetap harus memperhatikan porsinya agar tidak berlebihan.

Perbanyak Protein Nabati
Protein nabati bisa Anda dapatkan dari biji-bijian dan kacang-kacangan. Protein hewani yang sering Anda konsumsi, dapat diganti dengan protein nabati, yang bisa mengurangi 50 persen risiko ketidaksuburan.

Baca Juga :   Enno, Perempuan di Ketinggian 600 Kaki

Makanan-makanan penyumbang protein nabati diantaranya edamame (kedelai Jepang), kacang lentil, tempe, kacanng hitam, kentang, biji labu, bayam, kacang almond, tahu, kacang mete, oatmeal, alpukat, jagung, quinoa, brokoli, susu kedelai, kacang polong, asparagus, biji bunga matahari dan kedelai hitam.

Sayur dan Buah
Sayur dan buah-buahan sudah diakui sangat penting bagi tubuh kita, terlebih bagi Anda yang sedang menjalankan program hamil. Sayur dan buah-buahan memiliki kandungan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik.

Sayur dan buah-buahan juga mengandunng banyak mikronutrien sebagai pembasi dari radikal bebas seperti fitokimia dan juga antioksidan. Radikal bebas di sini yakni molekul yang berbahaya dan menyelinap ke dalam tubuh melalui segala sesuatu. Sumber radikal bebas bisa berasal dari sinar matahari, asap kendaraan, asap rokok, dan lainnya yang dapat merusak sel sperma, merusak ovum dan organ reproduksi lainnya.

Buah-buahan yang direkomendasikan untuk Anda di antaranya alpukat, pisang, kurma, jeruk, jambu, mangga dan buah berry. Sedangkan jenis sayuran yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalankan program hamil di antaranya, brokoli, bayam, kubis, wortel, asparagus, paprika merah dan tauge.

Ilustrasi contoh makanan yangberpotensi mengandung bakteri listeria. Foto: PELANTAR/net

Hindari yang Mengandung Listeria
Listeria merupakan salah satu bakteri berbahaya yang ada dalam daging mentah siap makan, keju lunak, makanan laut, hotdog, dan produk susu yang tidak dipasteurisasi sebelumnya. Bakteri yang ada dalam makanan-makanan itu, bisa menyebabkan sistem imun tubuh menurun.

Bagi perempuan yang sedang menjalankan program hamil, ada kemungkinan 20 kali lebih besar untuk jatuh sakit, efek dari konsumsi makanan yang mengandung listeria. Selain dapat menghambat kesuburan, jenis makanan yang mengandung listeria ini juga dapat menyebabkan keguguran di awal kehamilan trimester pertama.

Jadi, jika Anda ingin segera hamil dan memiliki momongan, memang dibutuhkan usaha yang cukup telaten dan kesabaran. Program hamil memang susah-susah gampang. Yang jelas, usaha tersebut harus didukung dengan keinginan yang besar serta langkah yang tepat. Tentu saja, Anda juga tak boleh lupa berdoa kepada Sang Pencipta.

Sumber: Dari Berbagai Sumber
Editor: Yuri B Trisna