pelantar.id – Semua orang tahu, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) adalah tempat mengisi bahan bakar kendaraan. Kalaupun ada fungsi lain yang menyertainya, biasanya terdapat minimarket kecil, mushala atau tempat peristirahatan bagi pengendara yang kelelahan saat menempuh perjalanan jauh.

Namun SPBU dengan nomor APMS 66.0311 di Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan ini sungguh greget. Mereka menyulap SPBU itu menjadi tempat pelaksanaan pesta perkawinan.

Tak pelak, peristiwa ini langsung mengundang banyak reaksi, terutama para pengguna internet. Sebagian besar tentu saja terheran-heran, dan menganggapnya sebagai sesuatu yang aneh tapi cukup menghibur.

Dilansir dari akun Instagram Mbah Kung, @ketoprak_jowo terlihat sebuah panggung pernikahan yang cukup megah dan juga papan penanda SPBU.

Selain itu, panggung pernikahan ini mengisi penuh area SPBU. Jalur masuk dan jalur keluar pun dijadikan area pernikahan. Ada juga pengeras suara di dekat mesin pengisi bahan bakar.

SPBU di Kalimantan yang dijadikan lokasi resepsi pernikahan.

Akun Mbah Kung ini mengunggah beberapa foto suasana resepsi pernikahan di SPBU ini pada Senin (15/10) dan telah mendapat respon sebanyak 22.087 kali.

Unggahannya pun membuat warganet terheran-heran, seperti yang dituliskan oleh pengguna Instagram lain.

Baca Juga :   Jam Kerja PNS Dikurangi Satu Jam Selama Ramadan

“@lindanoer17 buset dah,” tulis akun @fichanutami.

“@ulfizee12 edun ikii lgi roh iki cah wkwkw (gila ini baru sadar ini, teman),” tulis akun @auliahisnaf.

“Kok iso (kok bisa),” tulis akun @fer4dmy.

Disanksi Pertamina
Lalu bagaimana tanggapan Pertamina?
Manager Komunikasi dan CSR Regional Kalimantan PT Pertamina (Persero), Yudi Nugraha mengatakan, kegiatan seremoni pernikahan itu berada di Agen Premium Minyak Solar (APMS) di wilayah Kalimantan Selatan.

“Acara seremoni pernikahan dilakukan pada 14 Oktober 2018. Kami mendapat informasi tersebut setelah acara selesai,” ujar Yudi, Selasa (16/10), dikutip dari Kompas.

SPBU di Kalimantan yang dijadikan tempat resepsi pernikahan.
Foto: Pool (Indonesia Crazy Picture)

Ia menegaskan, apa yang terjadi di SPBU itu sudah melanggar standar keamanan yang tertuang dalam kontrak kerja sama antara Pertamina dan para mitra usaha sebagai lembaga penyalur BBM.

APMS No 66.0311 Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin milik PT Noor Avia Group itu pun dikenakan sanksi berupa pemberhentian pasokan BBM selama satu bulan. Yudi menegaskan, andai sebelumnya ada pemberitahuan tentang pemakaian SPBU itu menjadi tempat resepsi pernikahan, Pertamina tetap tidak akan memberikan izin untuk menyalahgunakan fungsi dari APMS/SPBU.

Baca Juga :   Suzuki GSX150 Bandit Dibanderol Rp26 Juta

“APMS tersebut berpotensi kehilangan pemasukan sekitar Rp40 juta dalam satu bulan karena tidak dipasok BBM,” kata Yudy seperti dilansir detikOto (16/10).

External Communication PT Pertamina, Arya Dwi Paramita menambahkan, agar tidak mengganggu pelayanan konsumen BBM Pertamina di sana, Pertamina menyarankan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBM di SPBU Pertamina lainnya yang terdekat dengan lokasi. Selama tenggat waktu tersebut masyarakat dapat memenuhi kebutuhan BBM di SPBU dengan lokasi terdekat yakni SPBU 64.711.04 Jalan H Isbat dan SPBU 61.711.001 Jalan Brigjen H Hasan Basri sampai APMS No 66.0311 Kecamatan Tapin Tengah tersebut diizinkan beroperasi kembali.

Baca Juga : Harga Pertamax Naik Rp900, Premium dan Pertalite Tetap

Supaya tidak terjadi pelanggaran serupa yang berisiko bahaya bagi sekitar SPBU atau APMS Pertamina akan melakukan penegasan kembali kepada mitranya mengenai aturan dan kontrak yang sudah disetujui.

“Nanti kami tegaskan lagi aturan-aturan yang sebenarnya sudah ada kepada mitra usaha kami yang menyalurkan BBM dari Pertamina supaya tidak terjadi lagi ke depannya,” kata dia.

Yudi mengaku kejadian langka ini baru pertama kalinya terjadi khususnya di daerah Kalimantan. “Baru pertama kali juga ini ada yang mengadakan resepsi pernikahan di SPBU, tapi selain itu belum pernah ada juga kasus penyalahgunaan fungsi SPBU di Kalimantan sepengetahuan saya,” pungkasnya.

Sumber: Kompas/Detik