Inter Milan Rebut Coppa Italia, Lazio Tertahan Saat Gelar Ke-10 Diraih dengan Tenang

Inter Milan menutup musim domestik dengan status yang sulit dibantah. Coppa Italia berhasil mereka amankan setelah menaklukkan Lazio 2-0 di Stadion Olimpico, Roma, dan hasil itu membuat mereka menyandingkan gelar liga dengan trofi piala dalam satu musim yang sama.

Kemenangan ini juga menegaskan bahwa Inter tidak hanya kuat di satu ajang. Di bawah Cristian Chivu, tim ini mampu menjaga konsistensi di kompetisi utama dan pulang dengan dua gelar domestik sekaligus.

Inter langsung menguasai jalannya pertandingan sejak menit-menit awal. Lazio dibuat lebih banyak bertahan karena tekanan yang datang terus-menerus dari tim tamu.

Ancaman pertama Inter lahir dari Lautaro Martinez pada menit ke-12. Sundulannya belum tepat sasaran, tetapi situasi itu sudah cukup menunjukkan betapa agresifnya Inter saat menyerang.

Gol pembuka kemudian hadir dua menit berselang lewat rangkaian serangan dari sisi kiri. Federico Dimarco mengirim bola ke kotak penalti, Marcus Thuram menyambutnya, lalu bola berubah arah setelah mengenai Adam Marusic dan masuk ke gawang sendiri.

Keunggulan itu tidak membuat Inter menurunkan tempo. Mereka tetap menjaga Lazio terkurung di area pertahanan sendiri dan terus mengontrol alur permainan.

Lautaro Martinez lalu menambah keunggulan pada menit ke-35. Penyerang asal Argentina itu memanfaatkan umpan Denzel Dumfries dan mengubah skor menjadi 2-0.

Dua gol di babak pertama membuat Inter bermain lebih nyaman. Lazio kesulitan membangun serangan yang rapi, sementara Inter tetap bisa menjaga jarak aman hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pertandingan memang berjalan lebih tenang. Inter tetap memegang kendali, sedangkan Lazio berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan.

Peluang terbaik Lazio datang pada menit ke-75 melalui sepakan keras Boulaye Dia dari dalam kotak penalti. Josep Martinez tampil sigap di bawah mistar dan menjaga gawang Inter tetap aman.

Tidak ada gol tambahan sampai laga berakhir. Inter pun mengunci kemenangan 2-0 sekaligus memastikan Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub.

Trofi ini punya arti khusus bagi Cristian Chivu karena diraih pada musim pertamanya menangani Inter. Hasil tersebut memperkuat kesan bahwa pergantian pelatih tidak mengganggu kestabilan tim.

Dengan koleksi 10 gelar Coppa Italia, Inter kini menjadi tim tersukses kedua di turnamen itu. Mereka masih berada di bawah Juventus yang sudah mengoleksi 15 trofi.

Susunan pemain Inter juga menunjukkan keseimbangan sejak awal laga. Josep Martinez mengawal gawang, sementara Lautaro Martinez dan Marcus Thuram kembali menjadi pembeda di lini depan.

Di kubu Lazio, Boulaye Dia, Mattia Zaccagni, Gustav Isaksen, dan Tijjani Noslin berusaha memberi respons. Namun, tekanan awal Inter dan efektivitas penyelesaian akhir membuat Lazio sulit berkembang sepanjang pertandingan.

Source: bola.bisnis.com

Baca Juga

Back to top button