Interaksi Singkat Dengan Kucing Bisa Turunkan Stres dan Bantu Tekanan Darah Lebih Stabil

Banyak orang memelihara kucing karena tingkahnya yang lucu dan menghibur. Namun, interaksi dengan hewan ini juga sering dikaitkan dengan perubahan tubuh yang membuat seseorang lebih tenang, dari stres yang turun sampai tekanan darah yang lebih terjaga.

Efek itu muncul bukan hanya saat kucing sedang aktif bermain. Momen sederhana seperti mengelus bulunya atau duduk dekat dengannya sudah bisa memicu respons tubuh yang membantu rasa nyaman dan stabil.

Saat seseorang menghabiskan waktu bersama kucing, tubuh dapat merespons dengan penurunan kadar kortisol yang berhubungan dengan stres. Di saat yang sama, serotonin, dopamin, dan oksitosin ikut dilepaskan sehingga suasana tubuh terasa lebih rileks.

Peran oksitosin cukup penting dalam proses ini. Hormon tersebut dikenal membantu membangun ikatan, meredakan stres, menurunkan detak jantung, dan membuat napas lebih teratur.

Dampaknya juga terlihat pada kesehatan fisik. Mengutip Healthline, interaksi dengan kucing dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga detak jantung tetap stabil.

Healthline juga menyebut pemilik kucing memiliki detak jantung dan tekanan darah istirahat yang lebih rendah dibanding mereka yang tidak memelihara hewan peliharaan. Bahkan, hanya 10 menit berinteraksi dengan kucing sudah cukup untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Manfaat kucing tidak berhenti pada efek tubuh yang terasa sesaat. Kehadirannya juga dikaitkan dengan dukungan untuk kesehatan mental secara lebih luas.

Para peneliti yang dikutip Best Friends Animal Society menemukan bahwa kucing membantu mendorong ketangguhan emosional di berbagai kelompok usia. Temuan itu menunjukkan manfaat emosional yang serupa pada anak-anak hingga lansia.

Karena itu, kucing juga kerap masuk dalam berbagai bentuk dukungan kesehatan mental. Purina menyebut hewan ini sering dilibatkan dalam pet therapy, emotional support animals, serta Animal-Assisted Activities di rumah sakit dan panti jompo.

Bagi banyak orang, kebiasaan bermain atau sekadar menemani kucing bisa menjadi jeda singkat dari rutinitas yang menekan. Dari situ, tubuh dan pikiran mendapat kesempatan untuk kembali lebih stabil.

Pada akhirnya, kucing bukan hanya hewan peliharaan yang mempermanis rumah. Kehadirannya juga dapat memberi dampak yang nyata bagi ketenangan, tekanan darah, detak jantung, dan daya tahan emosional.

Source: www.beautynesia.id
Exit mobile version