pelantar.id – Hingga laga ketujuh Liga Primer Inggris musim 2018/2019, penampilan Mohamed Salah belum begitu menjanjikan. Pemain sensasional asal Mesir itu baru mengemas 3 gol bersama Liverpool.

Sejumlah pihak menilai torehan gol Salah di musim keduanya berseragam Liverpool tak akan sama dengan musim lalu. Pada musim perdananya, ia mampu mencetak 32 gol yang membuatnya diganjar sepatu emas.

Baca Juga : Liverpool Laporkan Mo Salah ke Polisi

Salah diminta tidak panik, termasuk jika gagal mengulang performa ajaibnya di musim lalu.

“Salah harus tetap tenang, tak perlu panik berlebihan. Musim kedua memang selalu terasa lebih sulit,” ujar legenda sepakbola Mesir, Mido dikutip tribalfootball, Selasa (25/9).

Baca Juga :   Lantamal IV Peringati Nuzulul Quran Bersama Anak Yatim

Salah baru mencetak gol ketiganya di Premier League musim ini saat Liverpool mengalahkan Southampton dengan skor meyakinkan 3-0, Sabtu (22/9) lalu. Menurut Mido, saat ini Salah sedang menjalani sindrom musim kedua.

Mohamed Salah menerima penghargaan Top Skor Musim 2017-2018. (dok.LFC Photo)

 

Musim Mabuk
Mido mendorong Salah agar dapat membebaskan diri dari tekanan. Menurut Mido, ada banyak hal yang membuat musim kedua berjalan lebih sulit. Di antaranya, tim-tim dan pemain lawan sudah mengenal dan mengantisipasi gaya bermain Salah.

“”Di manapun, musim kedua akan lebih sulit. Di Inggris, orang-orang menyebut hal ini sebagai musim Mabuk atau hangover season,” kata Mido.

“Di musim kedua, pemain yang Anda lawan sebelumnya akan sudah mengenal gaya bermain Anda. Saat laga Liverpool melawan Leicester City midalnya, Ki Kasper Schmeichel sudah mengantisipasi tembakan bahkan sebelum Salah menendangnya,” sambung Mido.

Baca Juga :   Bagasi Citilink Tak Gratis Lagi

Mido meminta Salah tetap bermain enjoy dan menikmati setiap pertandingan yang dijalaninya seperti musim lalu. Jika ia terus merasa terbebani, bukannya membaik permainan Salah diprediksi bakal semakin jelek.

“Sepakbola memang tidak mudah, dan Salah tidak harus membuktikan apapun kepada siapapun, karena dia sudah menjadi pemain hebat. Dia hanya perlu bermain lepas dan bebas dari tekanan. Saya percaya Salah pemain yang cerdas, dia akan bangkit,” katanya.

 

 

Editor : Yuri B Trisna