JPO Asia Afrika Hanya Dibuka Terbatas Saat Selebrasi Persib, Maksimal 50 Orang Sekaligus

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan persiapan selebrasi Persib Bandung sudah mulai dijalankan, tetapi akses ke JPO di Jalan Asia Afrika tidak akan dibuka lebar saat momen puncak perayaan. Langkah ini diambil karena area tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu titik paling padat ketika Bobotoh memadati kawasan Alun-alun Bandung.

Pembatasan ini bukan sekadar soal ketertiban massa. Pemerintah kota juga ingin menjaga keselamatan peserta selebrasi sekaligus melindungi bangunan cagar budaya di kawasan Asia Afrika.

Di sisi teknis, Dinas Perhubungan tengah melakukan uji kelayakan struktur dan keamanan JPO tersebut. Farhan menyebut pemeriksaan masih berlangsung dan sejauh ini jembatan dinilai aman untuk digunakan dalam skema yang sedang disiapkan.

“JPO lagi dites terus sama Dishub, kelihatannya aman. Tapi memang ada pembatasan, jadi nanti yang akan naik ke JPO itu akan betul-betul dibatasi,” ujar Farhan di Bandung, Kamis (21/5/2026).

Pembatasan itu diterapkan karena kapasitas lantai tiga JPO memang terbatas. Pemerintah kota memperkirakan area atas jembatan hanya bisa menampung maksimal 50 orang dalam waktu bersamaan.

Area atas JPO akan disterilkan

Berdasarkan koordinasi dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, area atas JPO akan disterilkan dari masyarakat umum. Akses ke lokasi itu nantinya hanya disiapkan untuk pemain, ofisial, dan manajemen Persib Bandung.

Langkah serupa juga diterapkan di area Pendopo Kota Bandung. Pemkot ingin memastikan kelestarian bangunan cagar budaya tetap terjaga selama selebrasi berlangsung.

Pengamanan diperluas di jalur konvoi

Selain fokus pada JPO, Pemkot Bandung juga menyiapkan pengamanan berlapis di sepanjang rute konvoi menuju titik selebrasi. Pemerintah kota berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pengawalan berjalan tertib dan warga tetap merasa aman.

Farhan meminta Bobotoh merayakan kemenangan dengan tertib dan tidak berlebihan. Ia juga mengingatkan agar suporter belajar dari insiden usai pertandingan melawan PSM Makassar sebelumnya, ketika ketidaktertiban memicu kecelakaan lalu lintas.

“Antisipasi pertama kepada para Bobotoh, ayo kita bergembira bersama, tapi hati-hati, jangan sampai terjadi hal yang berlebihan,” kata Farhan.

Masih menunggu laga penentu

Meski skema selebrasi sudah disiapkan, Farhan menegaskan Persib masih harus melewati laga penentu melawan Persijap Jepara. Karena itu, ia meminta pendukung tetap tenang, menjaga sikap, dan terus memberi doa sebelum status juara benar-benar dipastikan.

“Kita sebagai umat beragama, sebelum pesta harus berdoa, karena pesta akan batal jika kalah,” ujarnya.

Dengan begitu, selebrasi besar baru akan dijalankan jika hasil di lapangan memang memastikan Persib menjadi juara. Sementara itu, JPO Asia Afrika tetap disiapkan sebagai titik penting, tetapi dengan akses yang sangat dibatasi demi keamanan dan perlindungan kawasan.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button