Pelantar.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan dari Konsul Amerika Serikat Wilayah Sumatera, Gordon S. Church, Rabu (6/10/2021).

Pada pertemuan tersebut, Gordon mengaku terkesan dengan Kota Batam.

“Saya salut dengan Batam,” kata Gordon.

Konsul Amerika juga sempat menanyakan apa yang membuat Kota Batam menjadi daerah primadona para investor menanamkan modalnya.

“Saya ingin katakan, lokasi Batam ini sangat strategis. Kemudian, daerah ini menjadi perhatian pusat, maka diberi wewenang perizinan yang selesai hanya cukup di sini (Batam,red), tak perlu ke pusat,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Selain itu, ia juga menjelaskan, saat ini tidak ada lagi dualisme antara Pemko Batam dengan BP Batam, pasca keputusan kedua lembaga ini dipimpin secara ex officio oleh Wali Kota Batam.

Baca Juga :   Porprov Kepri, KONI Gaet Sponsor Atasi Kekurangan Anggaran

“Karena sudah satu pemimpinnya, proses perizinan semakin mudah,” ujarnya.

Rudi mengungkapkan investor Amerika juga ada di Batam. Ia berharap, ke depan jumlah investor dari Negeri Paman Sam bisa bertambah di Batam.

Saat ini lanjut Rudi, investor terbanyak di Batam berasal dari Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang dan negara-negara lainnya.

Lebih lanjut, perbincangan juga merambah penanganan Covid-19. Kabar baiknya, penanganan Covid-19 sangat bagus. Jika seluruh pihak semakin konsisten melaksanakan protokol kesehatan sangat mungkin Batam secara keseluruah menjadi zona hijau.

“Selain iklim investasi yang relatif tidak terganggu, penanganan covid sangat baik dan sebenarnya kalau dilihat kita sudah penuhi level 1,” imbuh Rudi.

Baca Juga :   Pandemi Sebabkan Turunnya Permintaan Wisata ke Luar Negeri

Kabar ini tentu melegakan Gordon dan rombongannya. Menyambung pembicaraan, kerjasama Amerika Serikat dan Indonesia juga dalam hal ini cukup baik dalam bentuk bantuan vaksin untuk warga Indonesia.