Bintan- Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, saat berkunjung ke Pulau Bintan Jumat lalu (25/09) mengatakan bahwa Bintan kehilangan sekitar 3 juta wisatawan mancanegara akibat pendemi COVID-19.

Akibatnya, Bintan kehilangan pendapatan dari sektor pariwisata sekitar 15 juta dolar Amerika.

“Pendapatan sektor pariwisata di Bintan turun 90 persen,” ujarnya, yang didampingi sejumlah menteri saat memberikan keterangan pers terkait Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) dan Kementerian/Lembaga.

Baca juga: Pandemi Sebabkan Turunnya Permintaan Wisata ke Luar Negeri

Airlangga mengatakan pemerintah pusat akan memberi stimulus untuk membangkitkan sektor pariwisata. Berbagai kebijakan itu disejalankan dengan upaya penanganan COVID-19, termasuk imunisasi massal yang akan disiapkan Kemenkes. Ia optimis sektor wisata Bintan dapat pulih kembali.

Baca Juga :   4 Kecamatan di Batam¬† Zona Kuning

“Bintan memiliki daya tarik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara,” tuturnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama turut hadir dalam acara tersebut. Wishnu mengatakan pemerintah pusat akan melakukan berbagai kebijakan agar sektor pariwisata di Bintan berkembang pesat.

Peningkatan sektor pariwisata di Bintan juga akan memberi dampak positif bagi sektor lainnya seperti perekonomian, ketenagakerjaan dan kesejahteraan masyarakat.

“Bintan ini menarik, eksotis dan strategis sehingga sektor pariwisata potensial berkembang pesat,” katanya.

(*)