Pelantar.id – Dalam rangkaian acara menyambut HUT Kota Batam ke 189, Wali Kota Batam M Rudi dalam Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Batam menyampaikan beberapa progres dan stategi yang telah dilaksanakannya dalam membangun kota Batam, Selasa (18/12/2018).

Di bidang ekonomi Rudi menyebut, sejak tahun 2016 perekonomian Batam memang terjadi perlambatan.

Pada tahun tersebut ekonomi Batam tumbuh pada angka 5,43 persen dan kemudian merosot 2,19 persen pada tahun 2017.

Hal itu menurutnya disebabkan salah satunya oleh perkembangan ekonomi dunia. Sehingga banyak perusahaan industri yang berhenti beroperasi, angka pengangguran meningkat dan daya beli masyarakat menurun di Batam

“Kita perlu menguatkan sinergi aparatur pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” kata dia.

Untuk membangun Batam dan memperbaiki malasah ekonomi ada beberapa progres yang sudah dilakukan Rudi.

Baca Juga :   Pengguna Google Ads Akan Dikenakan Pajak 10 Persen

Ia menyebut Simplikasi birokrasi dan proses perizinan. Dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dan informasi dalam proses perizinan.

“Juli 2017 secara bertahap pemerintah kota Batam telah melaksanakan sistim ini pada pemabayaran APBD kota Batam, tahun 2018 sistem non tunai secara penuh telah dilaksanakan,” sebut dia dalam pidatonya.

Kemudian, Rudi telah menerapkan e-planning dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan, mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota.

Pembangunan Pelayanan Publik juga telah mempermudah proses perizinan di Batam. Mall ini melayani 443 layanan publik dari 34 lintas intansi.

” KPK juga menjadikan Batam menjadi Pilot Projek PAD melalui sistem pajak online lewar Tapping Box,” kata dia.

Progres mendasar yang disebut Rudi berikutnya adalah peningkatan infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata.

“Sektor pariwisata dapat dijadikan solusi cepat untuk mendukung pemulihan ekonomi Batam, dengan jalan-jalan yang berkualitas tentunya akan memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” ujar Rudi.

Baca Juga :   Memancing, Makan dan Menginap di Kelong Batam

Data statistik kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam hingga September 2018 berjumlah 1.357.471 atau meningkat dibandingkan tahun lalu.

Selain itu untuk mengantisipasi pengangguran dan penurunan daya beli masyarakat beberap langkah yang dilakukan Rudi di antaranya Program Percepatab Insfrastruktur Kelurahan (PIK), Subsidi bahan pokok dan sembako murah.

Penghargaan Kota Batam

Selama pemerintahan Rudi-Amsakar, Ia menjabarkan beberapa penghargaan yang telah diraih kota Batam, di antaranya Penghargaan Wali Kota Entrepreneur Award 2018 Kategori Kesehatan dan Kemiskinan dari Innovation Network of Asia dan Apeksi, Penghargaan dari KPK sebagai penerapan LHKPN terbaik 2018, Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik dari Ombussman 2018 dan sebagainya.

=================
eliza gusmeri