pelantar.id – Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan bagian terpenting dalam pergerakan perekonomian di Indonesia. Karena itu, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Kemenperindag) terus mendorong peningkatan produktivitas usaha mikro kecil dan menengah di Kepulauan Riau.

“Pengaruh UMKM pada perekonomian dalam negeri sangat besar. Di Indonesia, ada sekitar 61 juta pelaku UMKM, ini harus terus didorong dengan serius,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN) Luther Palimbong di Bintan, Senin (8/10). Luther hadir di Bintan untuk acara pelatihan pengembangan kreatifitas dan daya saing produk bagi 150 pelaku UMKM Bintan di Aula Spa Villa Resort Bintan.

Ia mengatakan, Provinsi Kepri memiliki banyak potensi UMKM. Pertumbuhan UMKM di Kepri cukup pesat lantaran dukungan sumber daya alam dan manusianya. Apalagi, posisi Kepri sangat strategis karena bertetangga langsung dengan negara-negara Asean seperti Singapura dan Malaysia.

Menurut Luther, hal itu memudahkan pelaku UMKM di daerah ini dalam hal memasarkan produk-produknya. Pemerintah berkomitmen mendukung pelaku UMKM dalam melakukan inovasi baik pembuatan dan pengemasan produk maupun strategi pemasarannya.

“Kami optimistis UMKM di Kepri ini akan berkembang pesat,” katanya.

Luther pun mengimbau masyarakat yang ingin berwirausaha agar mewujudkan keinginan tersebut. Menurutnya, banyak pengusaha besar yang memulai usahanya dari kecil dalam bentuk UMKM. Yang penting, harus berkomitmen dan punya kemauan besar untuk memulai usahanya.

Baca Juga :   Unilever Nyatakan Dukungan pada LGBT di IG, Warganet Minta Boikot Produk

Pemerintah daerah, lanjut Luther, juga berkewajiban untuk membesarkan pelaku UMKM. Caranya, dengan memberi pelatihan dan ikut membantu memasarkan produk UMKM. Selain itu, pemerintah daerah juga harus bisa memfasilitasi pelaku UMKM untuk memperoleh permodalan.

“Jangan dulu menghitung pendapatan. Harus fokus dan serius, manajemennya juga dipelajari agar produk yang dihasilkan bisa bersaing dan disukai konsumen,” kata dia.

Dilansir dari Antara, Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam mengatakan, produk UMKM di Bintan saat ini cukup banyak. Bahkan sejumlah UMKM sudah memasarkan produk mereka ke berbagai negara, selain menyasar pada tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Karena itu, ia yakin UMKM di Bintan bisa terus tumbuh dan berkembang.

“Sektor pariwisata memang masih menjadi andalan sebagai penghasil pendapatan daerah. Kami juga terus mendorong UMKM agar meningkatkan produktivitasnya, selain memperbaiki kemasan dan lainnya agar disukai oleh wisatawan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bintan juga aktif melaksanakan dan mengikuti pameran yang melibatkan UMKM. Melalui kegiatan pameran itu, diharapkan produk-produk UMKM Bintan bisa dikenal masyarakat luas.

Baca Juga :   Ribuan Pekerja dan Mitra bright PLN Batam Divaksinasi Covid-19 

Baca Juga : Bukalapak Dorong UKM Kepri Beralih ke Digital

Beberapa waktu lalu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, pembinaan UMKM di Kepri oleh pemerintah daerah, sejauh ini memang belum berpengaruh besar terhadap peningkatan perekonomian baik pelaku UMKM sendiri maupun masyarakat luas. Karena itu, ia sangat mendukung pihak-pihak yang mau memberi pembinaan terhadap UKM di Kepri.

“Ini sangat bagus, pasti saya dukung. Saya berharap ada program khusus dari Bukalapak untuk UKM di Kepri. Seperti pembinaan penggunaan teknologi dan sebagainya, agar UKM di Kepri mampu bersaing dengan UKM daerah lain,” kata Nurdin saat menerima Co-Founder & President Bukalapak, Fajrin Rasyid di Graha Kepri, Batam, baru-baru ini.

Dalam pertemuan itu, Fajrin Rasyid mengatakan, pihaknya ingin mendorong para pelaku UMKM di Kepri mengalihkan usahanya dari konvensional ke layanan digital. Bukalapak akan membina pelaku UKM dengan memaksimalkan kemajuan teknologi untuk memasarkan produk-produknya.

“Kami sadar, para pelaku UKM di Indonesia, termasuk Kepri, harus mulai meningkatkan kapasitas untuk menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat. Kami selalu memberi pembinaan kepada semua pelapak yang tergabung dalam Komunitas Bukalapak, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital,” katanya.

 

Editor : Yuri B Trisna