pelantar.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggesa terwujudnya rute kapal Roll on Roll of (Roro) dari Tanjungpinang ke Johor Bahru, Malaysia. Wakil Gubernur, Isdianto pun sedang melakukan upaya lobi ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar rencana itu direstui.

“Konektivitas merupakan hal utama yang kami perhatikan di Kepri, terutama masalah transportasi. Baik jalan, pelabuhan, bandara dan sebagainya,” kata Isdianto saat bertemu Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi di Jakarta seperti dilansir humaskepri.id, Sabtu (12/1/19).

Isdianto mengatakan, kunjungannya ke Kemenhub khusus untuk membahas perihal transportasi darat dan laut di wilayah Provinsi Kepri. Terutama terkait rencana pengadaan kapal Roro yang akan menghubungkan Tanjungpinang ke Johor Baru dan sebaliknya.

Menurut Isdianto, kehadiran kapal Roro sangat penting bagi Kepri karena Kepri adalah wilayah kepulauan, yang jarak tempuh dari pulau satu ke pulau lainnya sangat berjauhan.

“Konektivitas sangat penting untuk meningkatkan arus barang, orang dan uang dari satu tempat ke tempat lain. Dan ini harus kami gesa terus demi kesejahteraan masyarakat Kepri,” katanya.

Baca Juga :   Vaksinasi Covid-19 Bisa Dilakukan di Puskesmas

Dalam kunjungan itu, Isdianto datang bersama Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau dan Provinsi Kepri S Ajie Panatagama, Kepala Seksi Pengelolaan Perairan Diluar Pelabuhan Dishub Kepri Dwi Cahyo, dan Ketua Organda Kepri Syaiful. Isdianto mengatakan, wilayah Kepri sangat luas dan terdapat banyak pulau seperti Pulau Natuna, Anambas, Lingga, Bintan, Karimun dan Batam.

Setiap daerah di Kepri, mempunyai potensi yang luar biasa seperti bidang perikanan, pariwisata hingga pertanian. Tetapi para petani di pulau-pulau memiliki masalah saat akan mengangkut hasil tangkapan dan perkebunan tersebut dikarenakan minimnya transportasi laut.


Isdianto (tengah) menemui pejabat Kemenhub di Jakarta, Kamis (10/1/19).
Foto : Humas Pemprov Kepri

Menanggapi hal itu, Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian terhadap rencana pembukaan rute kapal Roro dari Tanjungpinang ke Malaysia. Menurutnya, yang terpenting adalah memperkuat armada laut di Kepri agar konektivitas antarpulau di Kepri bisa lebih baik.

“Mudah-mudahan pada anggaran 2020 nanti kita bisa membantu menambah armada laut di Kepri,” katanya.

Budi berjanji, dalam waktu dekat akan berkunjung ke Kepri untuk melihat lebih jelas tentang kebutuhan transportasi laut di Kepri, termasuk kesiapan pembukaan rute Roro Tanjungpinang-Johor Bahru.

Baca Juga :   Pressure Gas Menurun Akibatkan Defisit Daya

Dukung Pariwisata

Wacana pembukaan rute Roro Tanjungpinang-Malaysia itu sebelumnya disampaikan Isdianto usai menghadiri peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-189 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (18/12/18). Ia mengaku sudah pihak-pihak terkait untuk menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan, termasuk melakukan kajian ekonomis.

“Ini sangat bagus untuk meningkatkan sektor pariwisata kita,” katanya.

Isdianto mengatakan, rencana tersebut sudah dibahas Pemprov Kepri dengan pihak-pihak terkait. Dalam pembahasan itu juga sudah dibuat pemetaan keuntungan yang akan didapat jika rute Roro tersebut direalisasikan.

Menurut Isdianto, nantinya pelabuhan untuk mendukung pembukaan rute ini akan dibantu oleh pihak Malaysia. Untuk memperkuat rencana ini, Pemprov Kepri pun berencana melakukan studi banding ke Kalimantan.

Informasi yang didapatnya, setiap bulan ada ratusan bus yang membawa wisatawan dari Malaysia masuk ke Kalimantan menggunakan kapal Roro.

“Kalimantan sudah melakukan kerja sama ini dengan malaysia. Dan terbukti, manfaatnya sangat besar untuk mendorong kemajuan pariwisata di Kalimantan,” kata dia.

*****

Yuri B Trisna