pelantar.id-Di era modern, banyak wanita yang memutuskan tetap bekerja setelah bekeluarga.

Namun, tak jarang wanita menemukan kendala saat bekerja dan memprioritaskan keluarga. Apalagi saat sedang sibuk-sibuknya.

Dua-duanya menjadi prioritas wanita. Apalagi pekerjaan sebagai tambahan untuk income suami. Mungkinkah wanita membagi waktunya untuk dua hal itu?

Wanita dapat menyeimbangkan karir dan keluarga. Untuk mensiati wanita memang perlu memiliki perencanaan yang bagus untuk menyeimbangkan semuanya.

Harus memiliki kemampuan manajemen waktu yang bagus. Selain itu juga memang harus bisa punya kemampuan menjalankan setiap peran dengan baik.

Jika Anda adalah wanita karir dan sekaligus berkeluarga berikut ini ada beberapa tips yang bisa dicoba berikut ini untuk menyeimbangkan dua-duanya.

1. Selalu buat jadwal

Rencana ini bisa dibagi-bagi, untuk rencana harian, mingguan, hingga bulanan. Sebisa mungkin selalu bikin rencana untuk setiap hal yang akan dikerjakan.

Baca Juga :   Baru Kerja Empat Bulan, TKI Melahirkan Hebohkan Taiwan

Disiplin pun jadi kunci utamanya. Karena dalam sehari bakal ada banyak hal yang harus dikerjakan, maka semuanya perlu dibuat perencanaan yang matang.

2. Tetapkan tujuan di setiap aspek kehidupan

Kita perlu punya tujuan pasti dari setiap aspek yang kita kerjakan. Apa tujuan kita bekerja? Bagaimana cara kita mencapai kebahagiaan yang bisa dirasakan bersama keluarga? Dengan punya tujuan seperti ini, kita bakal lebih mudah menetapkan dan membagi prioritas kita setiap hari.

3. Buang kebiasaan-kebiasaan buruk atau tak produktif

Di sini mungkin akan ada hal-hal yang perlu kita korbankan. Misalnya waktu untuk menikmati hiburan seperti menonton film atau bermain game yang perlu kita kurangi atau batasi.

Dalam sehari kita cuma punya waktu 24 jam sehingga setiap detik dan menitnya sangatlah berharga. Saatnya untuk mengutamakan hal-hal penting dan membuang hal-hal yang tak produktif agar setiap waktu bisa dimaksimalkan dengan baik.

Baca Juga :   Tak Ada Rahasia Koku Istambulova Capai Usia 129 Tahun

4. Bekerjasama dengan orang-orang terdekatmu

Berbagi peran dengan suami. Berkomunikasi dan mendelegasikan pekerjaan dengan rekan-rekan kerja lain. Mencari support system yang diharapkan nantinya bisa membantu kita menyelesaikan berbagai hal dalam waktu bersamaan. Karena kalau melakukan semuanya sendiri rasanya bakal mustahil dilakukan.

5. Agendakan waktu untuk istirahat

Selama masih bisa punya waktu untuk istirahat, maka keseimbangan kehidupan karier dan keluarga sudah tercapai. Selalu buat jadwal dan waktu untuk bisa merilekskan tubuh dan pikiran.

Karena kita membutuhkan istirahat agar setelahnya bisa bekerja dan melakukan berbagai aktivitas dengan lebih optimal lagi.

Tantangan dan hambatan bakal selalu ada dalam usaha menyeimbangkan karier dan kehidupan keluarga. Dengan mengikuti tips-tips di atas, setidaknya kita bisa lebih mudah mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin bakal muncul di kehidupan kita.

==========
sumber: fimela.com