Pemutaran Spiderman Far From Home memberi gambaran masa depan cerah untuk pemutaran seri film ini berikutnya. Film ini termasuk film terlaris Sony Pictures sepanjang masa.

Namun, masalah terjadi di tengah jalan. Spiderman yang semula bergabung di Marvel Cinematic Universe memutuskan keluar dari perusahaan induknya, Disney.

Berita ini membuat kaget para penggemar MCU. Alasannya, Spiderman yang berada di bawah kongsi Sony Pictures sudah menolak permintaan Disney yang meminta sharing keuntungan cukup besar. Keputusan sudah diambil karena tidak ada pihak yang mengalah meskipun sudah bernegosiasi berbulan-bulan.

Pemutusan kerja sama ini sekaligus memutus kemitraan dan penghapusan Feige dari perannya dalam memproduksi film Spider-Man yang akan datang.

Baca Juga :   Boneka Supranatural Annabelle Lari dari Museum, Bagaimana Ceritanya?

Perpecahan Marvel dan Sony juga berarti bahwa Tom Holland, pemeran Spider-Man saat ini kemungkinan besar akan menghilang sepenuhnya dari Marvel Cinematic Universe (MCU), hanya beberapa bulan setelah Far From Home mengisahkan dimulainya jalan cerita utama berikutnya, setelah pertarungan melawan Thanos dalam Avengers: Endgame.

Terpisahnya Spider-Man dari Marvel menambah berkurangnya pemain Marvel terutama setelah Robert Downey Jr. pemeranTony Stark dan Chris Evans, pemeran Steve Rogers alias Captain America meninggalkan Marvel.

Tom Holland sendiri telah muncul dalam lima film MCU, dengan Far From Home memposisikan Spider-Man sebagai karakter sentral.

Seperti diketahui, Sony telah memiliki hak film untuk Spider-Man sejak 1999, era di mana Marvel pulih dari kebangkrutan dan telah melisensikan sejumlah karakternya ke studio film. Kemudian, Marvel telah memperoleh hak film sebagian besar karakternya kembali, dengan Spider-Man sejauh ini menjadi yang paling populer yang tidak dimiliki oleh studio itu.

Baca Juga :   Tata Cara (Protokol) Penguburan Jenazah Korban Covid-19

Spider-Man pertama kali bergabung dengan MCU dalam Captain America: Civil War (2016), berkat kesepakatan tahun 2015 antara Sony dan Marvel yang memungkinkan karakter tersebut muncul dalam film-film Marvel Studios seperti Avengers: Infinity War.

Marvel juga memproduksi film solo Spider-Man bersama Sony. Kesepakatan itu muncul setelah kinerja box office yang mengecewakan dari The Amazing Spider-Man 2 (2014) yang diperankan Andrew Garfield. Feige dan tim Marvel Studios dianggap berperan besar dalam merevitalisasi karakter Spider-Man di layar lebar.

sumber: viva.co.id