Pelantar.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru mengenai status Kota Batam yang masuk dalam level 2 untuk pengendalian penyebaran virus corona.

SE Nomor 1 Tahun 2022 tersebut berisikan tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2 serta mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat kelurahan untuk pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Batam

Penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 tersebut berdasarkan Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2022 tentang PPKM Level 3, 2 dan 1.

Dari Inmendagri tersebut Kota Batam ditetapkan sebagai level 2. Pada PPKM level 2, pelaksanaan pembelajaran tatap muka diperbolehkan dengan jumlah siswa terbatas.

Baca Juga :   Polresta Barelang Patroli Dialogis dan Pantau Penerapan Prokes di Pusat Keramaian

Sementara kegiatan perkantoran/tempat kerja harus menerapkan Work From Home (WFH) 50 persen dan Work From Office (WFO) 50 persen serta wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu untuk industri dapat beroperasi 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Namun apabila ditemuakn kluster penyebaran Covid-19, maka industri tersebut akan ditutup selama 2 hari.

Pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, tempat makan minum dan lainnya diperbolehkan buka dengan menerapakan protokol kesehatan ketat.

Selain itu kafe, restoran, rumah makan dapat melayani makan ditempat dengan kapasitas 50 persen dari daya tampung. Sementara untuk jam operasional hanya diperbolehkan hingga pukul 21.00 WIB.