Lansia Diabetes Rentan Terpeleset, Ini 7 Desain Rumah yang Bikin Lebih Aman

Rumah yang terlihat rapi dan nyaman belum tentu aman untuk lansia dengan diabetes. Justru detail kecil seperti lantai licin, pencahayaan redup, atau akses yang sempit bisa meningkatkan risiko jatuh dan cedera.

Pada usia 65 tahun ke atas, risiko itu makin besar karena diabetes dapat memicu neuropati perifer yang mengganggu keseimbangan dan sensasi di kaki. Karena itu, penataan rumah yang ramah lansia bukan sekadar soal nyaman dipakai, tetapi juga soal menjaga kemandirian dan keamanan gerak sehari-hari.

Akses bergerak jadi titik awal

Pilihan paling aman tetap rumah satu lantai tanpa tangga. Desain seperti ini mengurangi kebutuhan naik turun tangga yang kerap menjadi pemicu jatuh pada lansia dengan diabetes.

Di dalam rumah, tata ruang terbuka juga membantu. Ruang tamu, ruang makan, dan dapur yang menyatu membuat pergerakan lebih lancar tanpa terlalu banyak sekat, pintu tinggi, atau perubahan level lantai.

Jalur sirkulasi sebaiknya dibuat bersih dari hambatan. Pintu lebar atau pintu geser memberi ruang lebih baik bagi pengguna alat bantu jalan maupun kursi roda.

Lantai dan kamar mandi perlu perhatian besar

Permukaan lantai ikut menentukan aman atau tidaknya sebuah rumah. Lantai licin berisiko memicu terpeleset, sementara proses penyembuhan luka pada penderita diabetes sering berlangsung lebih lambat.

Karena itu, material seperti vinyl bertekstur, keramik anti-slip doff, kayu laminasi anti-slip, lantai gabus, bambu, dan rubber flooring dinilai lebih aman. Karpet masih bisa dipakai, tetapi sebaiknya model low-pile dan dilengkapi alas anti-slip.

Kamar mandi menjadi area yang paling perlu dikendalikan risikonya. Grab bars di dekat toilet, wastafel, dan shower membantu menjaga keseimbangan saat berdiri maupun duduk.

Walk-in shower tanpa ambang batas lebih aman dibanding bak mandi. Toilet duduk tinggi, kursi mandi, pancuran genggam, dan pintu geser juga membantu aktivitas mandi jadi lebih mudah dan lebih aman.

Cahaya dan warna bantu orientasi

Penglihatan lansia umumnya menurun seiring bertambahnya usia. Pada diabetes, gangguan penglihatan juga dapat muncul akibat retinopati diabetik.

Setiap ruang perlu mendapat cahaya yang cukup, baik dari sumber alami maupun lampu. Lorong, kamar tidur, kamar mandi, dan area gelap lain sebaiknya diberi lampu tambahan atau lampu malam.

Cahaya putih sejuk disebut lebih membantu selama tidak menimbulkan silau atau bayangan tajam. Kontras warna juga penting, terutama antara dinding dan lantai serta saklar lampu dengan dinding.

Palet krem, beige, pastel lembut, hijau, abu-abu, dan biru pastel bisa membuat rumah terasa tenang. Warna-warna ini juga membantu penghuni mengenali ruang tanpa kesan terlalu keras.

Dapur, teras, dan teknologi ikut berperan

Dapur yang ergonomis penting karena berkaitan langsung dengan pola makan. Konsep dapur duduk membantu mengurangi kelelahan saat mencuci atau memasak.

Penyimpanan juga sebaiknya mudah dijangkau. Laci tarik penuh serta rak tarik atau tarik-turun membuat penghuni tidak perlu terlalu membungkuk atau meraih terlalu tinggi.

Jalur sirkulasi dapur idealnya minimal 120 cm agar alat bantu gerak tetap bisa bermanuver. Kompor tanpa api terbuka, kontrol suhu presisi, alarm kompor, dan exhaust juga menjadi elemen keamanan yang dianjurkan.

Area luar rumah pun tidak kalah penting. Teras dengan ramp kemiringan tidak lebih dari 7 derajat, permukaan kasar, dan pegangan tangan memberi akses yang lebih aman untuk berjalan santai, berjemur pagi, atau berkebun sederhana.

Lapisan keamanan tambahan bisa datang dari teknologi. Sensor gerak, lampu otomatis, termostat pintar, CCTV, bel pintu video, kunci otomatis, dan panic button membantu penghuni merasa lebih aman sekaligus memudahkan pemantauan keluarga.

Beberapa sistem bahkan dapat memantau waktu tidur, detak jantung, dan napas. Di sisi lain, furnitur juga perlu dipilih dengan cermat agar benar-benar mendukung kebutuhan lansia.

Sofa atau kursi sebaiknya punya sandaran tinggi, armrest kokoh, serta dudukan yang tidak terlalu keras atau terlalu empuk. Meja dengan sudut bulat atau oval juga lebih aman dibandingkan sudut tajam.

Baca Juga

Back to top button