Asus membawa ExpertBook Ultra ke pasar India dengan pendekatan yang sangat jelas: mengejar mobilitas tanpa membuat laptop bisnis ini terasa serba kompromi. Perangkat ini hadir sebagai Copilot+ PC dengan bobot hanya 0,99 kg, angka yang langsung menempatkannya di kelompok laptop kerja yang sangat ringan.
Di saat banyak laptop bisnis masih terasa berat untuk dibawa sepanjang hari, ExpertBook Ultra justru menonjol karena kombinasi bobot, fitur AI, dan perangkat keras kelas premium. Asus juga membidiknya untuk kebutuhan kerja hybrid, dengan fokus pada portabilitas, keamanan, dan konektivitas yang tetap lengkap.
Ringan, tetapi tetap terasa premium
Bobot 0,99 kg menjadi daya tarik utama dari ExpertBook Ultra. Asus memakai material magnesium-aluminium alloy dan lapisan nano-ceramic supaya bodinya tetap ringan, namun tetap memberi kesan premium saat digunakan.
Laptop ini juga mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H. Sertifikasi itu menunjukkan bahwa perangkat ini disiapkan untuk penggunaan harian yang menuntut ketahanan lebih baik, terutama untuk pengguna bisnis yang sering berpindah tempat.
Layar OLED untuk kebutuhan kerja visual
Di sisi tampilan, Asus membekali ExpertBook Ultra dengan layar OLED 14 inci. Ada juga opsi tandem OLED dengan resolusi hingga WQXGA+ atau 2880 x 1800, yang membuatnya masuk ke kelas panel tinggi untuk laptop kerja.
Panel ini memiliki tingkat kecerahan HDR hingga 1400 nits dan cakupan 100 persen DCI-P3. Lapisan permukaannya dilindungi Gorilla Glass Victus, sehingga layar tidak hanya unggul dari sisi visual, tetapi juga lebih siap menghadapi pemakaian harian.
Performa mengandalkan Intel Core Ultra dan NPU 50 TOPS
Untuk urusan dapur pacu, Asus memilih Intel Core Ultra Series 3. Dua varian yang disebut dalam peluncuran ini adalah Core Ultra X7 358H dan Core Ultra 5 325.
Keduanya sudah membawa NPU bawaan untuk mendukung fitur AI di ekosistem Copilot+ PC. Asus menyebut kemampuan AI perangkat ini mencapai 50 TOPS lewat Intel AI Boost, sehingga perangkat ini tidak hanya mengandalkan prosesor utama, tetapi juga akselerasi AI untuk menunjang produktivitas.
Memori besar dan penyimpanan kencang
ExpertBook Ultra juga dibuat dengan spesifikasi yang mendukung kerja berat. Laptop ini menawarkan RAM LPDDR5X hingga 64GB dan SSD PCIe 5.0 hingga 2TB.
Sistem operasinya memakai Windows 11, dengan opsi varian Pro dan Home tergantung konfigurasi. Kombinasi kapasitas memori besar dan storage cepat membuatnya cocok untuk pengguna yang membuka banyak aplikasi sekaligus atau menyimpan file berukuran besar di perangkat.
Fitur kerja dan keamanan ikut diperhatikan
Asus tidak hanya menaruh perhatian pada performa, tetapi juga pada fitur pendukung kerja. Laptop ini membawa webcam IR 1080p yang bisa ditingkatkan hingga 5 megapiksel dengan bantuan AI.
Ada pula privacy shutter, enam speaker dengan dukungan Dolby Atmos, serta paket keamanan seperti Asus ExpertGuardian, TPM 2.0, sensor sidik jari, dan pengenalan wajah berbasis IR. Susunan fitur ini menunjukkan bahwa ExpertBook Ultra memang diarahkan untuk kebutuhan kerja profesional yang menuntut privasi dan perlindungan lebih baik.
Walau tipis, port dan baterainya tetap praktis
Konektivitas menjadi bagian lain yang tidak dikorbankan. ExpertBook Ultra mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dua port Thunderbolt 4, USB Type-A, HDMI 2.1, dan jack headphone.
Daya tahannya ditopang baterai 70Wh dengan dukungan pengisian 90W. Artinya, Asus tetap menjaga sisi fleksibilitas agar laptop ini bisa dipakai intensif tanpa membuat pengguna terlalu bergantung pada adaptor.
Di India, Asus ExpertBook Ultra dibanderol mulai Rs 2,39,990. Laptop ini tersedia dalam warna Morn Grey dan Jet Fog, dengan pre-order yang sudah dibuka melalui Flipkart.
Source: www.gizmochina.com