Layar 2K 144Hz Dan Baterai 8.000mAh, Vivo X500 Pro Max Tetap Mengandalkan Kamera 200MP

Vivo X500 Pro Max mulai jadi bahan pembicaraan karena bocoran spesifikasinya tidak berjalan aman. Alih-alih hanya membawa pembaruan kecil, perangkat ini justru disebut sedang diuji dengan paket kamera yang terdengar sangat serius untuk fotografi mobile.

Daya tarik terbesarnya ada pada kamera periskop 200MP dengan sensor 1/1,4 inci. Kombinasi ini membuat sektor zoom dan foto malam menjadi bagian yang paling disorot, karena resolusi besar dan ukuran sensor yang lebih lega biasanya memberi ruang lebih baik untuk detail serta pencahayaan.

Fokus utama ada di kamera

Informasi soal perangkat ini datang dari Digital Chat Station, pembocor yang dikenal akurat. Ia menyebut Vivo X500 Pro Max sedang diuji dengan susunan kamera 50MP, 50MP, dan 200MP, meski konfigurasi itu belum bersifat final.

Bocoran tersebut juga menunjukkan bahwa Vivo belum mengunci seluruh komposisi kamera. Artinya, masih ada peluang perubahan sebelum ponsel ini benar-benar masuk pasar.

Pada kamera utama, prototipe rekayasa Vivo X500 Pro Max disebut memakai sensor Sony LOFIC 50 megapiksel. Sensor ini berukuran 1/1,28 inci dan biasanya memberi keuntungan pada kemampuan menangkap cahaya serta detail foto.

Digital Chat Station tidak menyebut nama sensor itu secara langsung. Namun, arah bocorannya mengarah pada kemungkinan penggunaan sensor Sony LYT-838 yang belum diumumkan secara resmi.

Telefoto jadi senjata paling menonjol

Bagian paling menarik tetap berada di kamera telefoto. Vivo disebut menyiapkan kamera periskop 200 megapiksel yang memakai sensor 1/1,4 inci, dan ini dinilai bisa membawa lompatan besar pada kualitas zoom.

Sensor besar di kamera periskop tidak hanya mengejar angka resolusi. Dari bocoran yang beredar, pendekatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan hasil foto saat kondisi cahaya minim, sehingga performa malam ikut terdorong naik.

Dengan arah pengembangan seperti itu, Vivo tampaknya ingin membuat sektor telefoto tampil lebih kompetitif di kelas ponsel premium. Fokusnya tidak lagi sekadar memperbesar objek dari jauh, tetapi juga menjaga kualitas gambar tetap layak saat pencahayaan menurun.

Untuk kamera ultra-wide, Vivo masih melakukan evaluasi. Opsi yang sedang diuji adalah sensor 50 megapiksel dari seri IMX8 dengan ukuran menengah, meski opsi sensor 50 megapiksel yang lebih kecil juga belum tertutup.

Posisi flagship makin kuat di luar kamera

Di luar sistem kamera, bocoran lain memperlihatkan bahwa X500 Pro Max tetap diarahkan sebagai ponsel kelas atas. Layarnya disebut memakai panel datar 6,85 inci buatan BOE dengan teknologi LIPO.

Panel tersebut juga dikabarkan membawa resolusi 2K dan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini menempatkan perangkat tersebut di jalur yang kuat untuk tampilan visual tajam sekaligus animasi yang lebih mulus.

Untuk performa, Vivo X500 Pro Max diperkirakan mengandalkan chip Dimensity 9600-series berbasis proses 2nm. Detail model chipsetnya memang belum diungkap, tetapi kelasnya sudah menunjukkan target performa generasi baru.

Sisi baterai juga ikut mencuri perhatian. Ponsel ini disebut bakal membawa kapasitas sekitar 8.000mAh, angka yang sangat besar untuk ukuran flagship.

Meski begitu, informasi soal pengisian dayanya belum muncul. Belum ada detail mengenai kecepatan wired charging maupun dukungan pengisian nirkabel pada perangkat ini.

Di sisi perangkat lunak, Vivo X500 Pro Max diperkirakan hadir dengan Android 17 dan OriginOS 7 dari awal. Jika bocoran ini tepat, perangkat tersebut akan hadir dengan kombinasi hardware baru dan antarmuka khas Vivo yang sudah diperbarui.

Seri Vivo X500 sendiri disebut berpeluang meluncur pada September, sementara varian Pro Max disiapkan sebagai tambahan baru di keluarga itu. Karena perangkat masih dalam tahap pengujian, susunan final kameranya tetap bisa berubah sebelum peluncuran resmi.

Source: www.gizmochina.com
Exit mobile version