Pemilik Nissan Kicks perlu memberi perhatian ekstra pada panel instrumen di depan kemudi. Nissan menarik kembali 51.598 unit karena layar itu bisa berubah biru, menampilkan gambar yang tidak utuh, atau tiba-tiba mati saat mobil dinyalakan.
Masalah ini menyasar seluruh unit Kicks model year 2025 dan 2026. Meski Nissan menyebut kurang dari 1 persen dari populasi recall itu sudah memperlihatkan gejala, perusahaan tetap memilih penarikan kembali agar gangguan tidak meluas.
Yang membuat kasus ini cukup serius adalah posisinya yang langsung berhubungan dengan informasi utama pengemudi. Saat panel instrumen blank, pengemudi bisa kehilangan tampilan penting tepat ketika mobil baru dinyalakan.
Nissan menjelaskan sumber gangguan berasal dari kegagalan komunikasi antara graphic controller dan automotive controller integrated circuits. Dalam kondisi itu, display di instrument cluster digital dapat berubah biru, hanya memunculkan sebagian gambar, atau padam total tanpa peringatan.
Masalahnya ada di software
Nissan menyatakan defect ini bukan persoalan mekanis. Hasil pengujian menunjukkan cacat pada integrated circuit dapat memicu internal error flag yang membuat software masuk ke loop berulang, lalu memutus komunikasi dan membuat display menjadi blank.
Perusahaan mulai menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan lapangan pada Februari 2025 tentang sebuah Kicks dengan display instrumen kosong. Setelah itu, Nissan bersama pemasoknya, Continental, mengumpulkan unit tambahan dari lapangan sebelum menemukan akar persoalan pada sebuah integrated circuit.
Perbaikan di lini produksi sudah diterapkan pada 16 Januari 2026 untuk unit yang dibuat setelah perubahan tersebut berlaku. Artinya, kendaraan yang diproduksi setelah titik itu sudah mendapat penanganan dari awal.
Perbaikan gratis di dealer
Untuk unit yang terdampak, Nissan akan memperbarui software pada combination meter tanpa biaya bagi pemilik. Prosesnya diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 30 menit, sehingga penanganannya relatif singkat.
Surat pemberitahuan kepada pemilik dijadwalkan mulai dikirim pada 1 Juli 2026. Sampai notifikasi itu diterima, pemilik Kicks yang masuk daftar recall perlu mewaspadai gejala seperti layar biru, gambar setengah tampil, atau layar mati total saat kendaraan dihidupkan.
Nissan juga menyebut belum ada laporan kecelakaan atau cedera yang dikaitkan dengan defect ini. Namun, perusahaan mencatat sudah ada tujuh technical reports dan 205 warranty claims yang berhubungan dengan persoalan tersebut.
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa gangguan software pada mobil modern bisa langsung berdampak ke fungsi yang sangat dasar. Pada Nissan Kicks, masalahnya bukan fitur tambahan, melainkan layar di depan pengemudi yang seharusnya aktif setiap kali mobil dinyalakan.
Source: www.carscoops.com




