Lensa Makro 5MP Galaxy A57 Kena Sorot, Galaxy S26 Ultra Tunjukkan Hasil Lebih Hidup

Perdebatan soal lensa makro terpisah di ponsel kelas menengah kembali ramai setelah hasil uji Galaxy A57 dibandingkan dengan Galaxy S26 Ultra. Dari sampel yang sama, perbedaan kualitas foto jarak dekat terlihat cukup jauh, terutama saat subjek yang dipotret punya warna dan tekstur yang menuntut akurasi tinggi.

Yang menarik, Galaxy S26 Ultra justru tidak bertumpu pada lensa makro khusus. Ponsel ini memanfaatkan lensa ultrawide 50MP untuk kebutuhan foto jarak dekat, sementara Galaxy A57 masih membawa kamera utama 50MP, kamera ultrawide 12MP, dan lensa makro 5MP yang kini mulai dipertanyakan efektivitasnya.

Warna Galaxy A57 sering tampak lebih kusam

Pada pengujian kaktus mini di jendela kantor, hasil Galaxy A57 langsung menunjukkan kelemahan yang cukup mencolok. Warna objek terlihat lebih pudar, sementara keseluruhan foto memberi kesan abu-abu yang membuat tampilannya kurang hidup.

Di sisi lain, Galaxy S26 Ultra mampu menangkap subjek dengan warna yang lebih tegas. Perbedaan ini membuat hasil foto dari perangkat yang lebih mahal terlihat lebih meyakinkan, meski keduanya sama-sama dipakai untuk memotret objek kecil dari jarak dekat.

Detail bunga dan tekstur jadi pembeda utama

Saat subjek berganti ke bunga ungu, pola yang sama kembali muncul. Galaxy A57 kehilangan kejernihan warna dan menampilkan efek seperti tertutup kabut tipis, sedangkan Galaxy S26 Ultra memperlihatkan warna yang lebih kuat serta detail latar yang lebih kaya.

Bunga putih juga memperlihatkan perbedaan serupa. Kelopak pada Galaxy A57 tampak terlalu halus dan kurang natural, sementara hasil Galaxy S26 Ultra tidak mengalami efek berlebihan yang sama dan terlihat lebih seimbang.

Galaxy A57 sempat punya momen yang cukup baik

Meski kalah di banyak sampel, Galaxy A57 tidak sepenuhnya gagal. Saat memotret bunga kuning, perangkat ini berhasil menangkap warna dengan lebih baik dibandingkan saat memotret subjek biru atau ungu.

Dandelion juga menjadi salah satu hasil yang relatif menonjol. Helai benih tampak sedikit lebih tajam, tetapi keunggulan kecil itu belum cukup untuk menutup masalah yang muncul pada warna dan konsistensi hasil foto secara keseluruhan.

Fokus kadang berpihak ke A57, tapi tidak stabil

Pada pengujian lichen di batang pohon, Galaxy A57 justru menunjukkan kemampuan yang cukup baik dalam menangkap detail kulit pohon. Dalam sampel ini, Galaxy S26 Ultra disebut lebih kesulitan mengunci fokus pada frame yang sama.

Namun situasinya berubah saat objek berpindah ke kotak pos yang sudah usang. Dalam pengujian ini, Galaxy S26 Ultra kembali unggul karena warna tampil lebih natural, dan bekas cat pada area berkarat terlihat lebih jelas dibandingkan hasil dari Galaxy A57.

Permukaan halus jadi kelemahan paling besar

Masalah paling jelas pada Galaxy A57 muncul ketika subjek memiliki tekstur yang halus, seperti dinding bata. Detail permukaan pada fotonya tampak menyatu dan kabur, sehingga tekstur asli tidak terbaca dengan baik.

Galaxy S26 Ultra justru mampu merekam permukaan bata dan pori-pori kecil pada mortar dengan lebih jelas. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa pendekatan makro berbasis pemrosesan software pada perangkat tersebut lebih konsisten dibandingkan lensa makro 5MP milik Galaxy A57.

Lensa makro 5MP makin sulit dibenarkan

Dari rangkaian sampel itu, Galaxy A57 masih bisa menghasilkan beberapa foto yang layak. Namun, pola yang muncul cenderung sama, yaitu warna yang memudar, efek abu-abu pada gambar, dan ketajaman yang tidak stabil.

Itu sebabnya lensa makro terpisah di Galaxy A57 mulai terlihat sulit dipertahankan. Untuk ponsel yang lebih murah, hasilnya memang masih bisa diterima, tetapi performanya belum cukup kuat untuk menyaingi fleksibilitas mode makro Galaxy S26 Ultra yang didukung kamera utama dan pemrosesan gambar yang lebih mumpuni.

Baca Juga

Back to top button