Peta likuiditas pasar kripto kini tidak lagi hanya ditentukan oleh naik-turunnya harga aset di bursa. Arus modal besar justru banyak bergerak lewat pengelola aset, firma ventura, dan platform investasi yang menyalurkan dana ke produk institusional, token likuid, infrastruktur, sampai pendanaan tahap awal.
BeInCrypto Institutional Research menyoroti 15 firma yang memegang pengaruh besar dalam jalur perputaran modal kripto. Dari daftar itu, terlihat bahwa ukuran dana kelolaan, jenis strategi investasi, dan kemampuan menyalurkan modal ke banyak segmen pasar kini menjadi faktor yang ikut menentukan posisi sebuah pemain di industri ini.
Produk institusional masih jadi pintu utama
Di sisi produk investasi, Grayscale tetap berdiri paling atas dengan aset kelolaan sebesar $35B. Perusahaan yang berdiri pada 2013 di Stamford, Amerika Serikat, ini dipimpin Peter Mintzberg sebagai CEO dan dikenal lewat ETF issuer, crypto trusts, serta index products.
Artikel referensi juga mencatat bahwa GBTC dan ETHE mendominasi struktur AUM Grayscale. Tambahan penting lainnya, perusahaan ini telah mengajukan IPO ke NYSE, yang mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain institusional paling berpengaruh di pasar kripto.
Bitwise Asset Management juga masuk ke kelompok besar dengan lebih dari $11B aset dan lebih dari 70 produk investasi. Firma ini menawarkan ETF, SMAs, dan strategi staking, termasuk BITB ETF yang menerbitkan data on-chain untuk menambah transparansi.
CoinShares melengkapi barisan pengelola produk institusional dengan lebih dari $6B AUM. Firma berbasis Jersey ini fokus pada crypto ETPs dan asset management, serta disebut memegang 34% pangsa pasar ETP Eropa.
Venture kripto masih mendorong aliran modal besar
Di jalur pendanaan ventura, Paradigm menjadi salah satu nama paling besar dengan AUM $12.7B dan dana baru yang menargetkan $1.5B. Firma asal San Francisco ini dipimpin Matt Huang dan Fred Ehrsam, dengan pendekatan research-driven venture yang kini juga meluas ke AI dan robotics.
a16z Crypto juga tetap kuat dengan AUM $9.5B dan Fund V yang menargetkan $2B. Firma yang berbasis di Menlo Park ini didirikan pada 2018 oleh Chris Dixon, dengan Sriram Krishnan sebagai GP, dan portofolionya mencakup Coinbase serta Uniswap.
Pantera Capital menunjukkan bahwa pemain lama masih bisa bertahan di tengah kompetisi baru. Firma ini mulai pada 2003, masuk ke kripto pada 2013, dan mencatat Fund V ditutup pada 2025, dengan hasil $547M realized on $137M invested.
Haun Ventures tampil sebagai salah satu firma yang pertumbuhannya paling cepat. Dengan $2.5B AUM, naik 30% year on year, firma yang berdiri pada 2022 di Menlo Park ini juga menghimpun sekitar $1B dana baru dan mencatat exit BVNK serta Bridge pada 2025.
Model hybrid makin penting di pasar kripto
Sejumlah firma memilih pendekatan yang tidak hanya mengandalkan venture murni. Polychain Capital, misalnya, mengelola $2.6B AUM lewat struktur multi-fund dan model hybrid hedge plus venture, sambil aktif dalam tata kelola protokol.
Multicoin Capital juga tetap menjadi nama penting dengan $2.7B AUM, meski turun dari puncak 2024. Berbasis di Austin, firma ini memusatkan strategi pada venture dan liquid tokens, dan dikenal sebagai pendukung awal Solana.
Dragonfly Capital berada di kelompok multi-stage venture dengan AUM $4B dan Fund IV senilai $650M pada 2026. Artikel referensi menyebut firma ini menghindari Terra dan Yuga Labs, tetapi mendukung Ethena dan Polymarket.
Lengan strategis dan pemain baru ikut memperluas peta
Coinbase Ventures berperan sebagai lengan strategis dari Coinbase, dengan lebih dari 500 investasi. Dananya berasal dari balance sheet Coinbase, dengan portofolio yang mencakup OpenSea dan FalconX, serta lebih dari 35 akuisisi yang dikaitkan dengan timnya.
Bain Capital Crypto memanfaatkan kekuatan platform induknya dengan meluncurkan dana pertama senilai $560M. Bain Capital sebagai induk dilaporkan memiliki $165B AUM, dan investasinya mencakup Superstate, M0, dan Turnkey.
Blockchain Capital juga menjaga posisinya di daftar ini dengan AUM $2B dan latest fund $580M. Firma yang berdiri pada 2013 di San Francisco ini dikenal sebagai early-stage through growth investor dan menjadi pionir dengan first tokenized VC fund pada 2017.
Infrastruktur dan pasar publik tetap menarik modal
Galaxy Digital masuk lewat posisi sebagai penghubung pasar publik dan jasa keuangan kripto dengan $1.4B project financing. Perusahaan yang dipimpin Mike Novogratz itu menyoroti proyek Helios data center berkapasitas 1.6 GW sebagai bagian dari strategi bisnisnya.
Electric Capital menonjol berkat fokus pada infrastruktur dan developer tooling dengan lebih dari $1B yang telah dihimpun. Firma yang berbasis di Palo Alto ini dikenal lewat Developer Report benchmark dan portofolio yang mencakup Aave, dYdX, dan NEAR.
Jika dilihat dari komposisi 15 nama tersebut, pasar kripto bergerak ke arah yang semakin terstruktur. Grayscale, Paradigm, Bitwise, hingga Coinbase Ventures menunjukkan bahwa likuiditas kini dikelola lewat kombinasi skala dana, produk investasi, riset, dan dukungan ke ekosistem yang lebih luas.





