Pelantar.id – Maskapai penerbangan Lion Air Group mengambil langkah hal yang sama dengan Citilink, yaitu menghentikan sementara penerbangan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, saat mengelar konfrensi pers di kantor BP Batam, Rabu (14/4/2021).

“Apapun keputusan pemerintah demi negara ini kami ikuti. Jadi apapun keputusan pemerintah kita (Lion Air Group) akan dukung dan ikuti,” katanya singkat.

Edward juga tidak banyak berkomentar mengenai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait pengendalian moda transportasi selama Lebaran.

“Apapun keputusuan pemerintah kita akan dukung dan ikuti,” katanya lagi.

Seperti diketahui, sebelumnnya maskapai penerbangan Citilink memutuskan menghentikan sementara seluruh penerbangan domestik pada periode hari raya Lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Baca Juga :   Imigrasi Karimun Akan Beri Kebijakan Khusus untuk Pekerja

VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Resty Kusandarina, mengatakan, pada periode tersebut operasinal penerbangan hanya diperuntukan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria untuk melakukan perjalanan sesuai dengan ketentuan pada Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengutarakan, pelarangan berlaku bagi angkutan niaga dan bukan niaga.

Selanjutnya, operator yang akan melakukan penerbangan yang dikecualikan, dapat menggunakan izin rute eksisting atau mengajukan flight approval (FA) kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub.

Pengecualian pada angkutan udara diberlakukan bagi, penerbangan pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan, operasional kedutaan besar, konsulat jenderal, dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional.

Baca Juga :   Tiga Lokasi Liburan Akhir Tahun di Batam

Selain itu, operasional penerbangan khusus repatriasi, operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.

Operasional angkutan kargo, serta operasional angkutan udara perintis operasional lainnya dengan seizin dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.