Sebuah mobil balap tua dengan mesin V16 besar akan kembali hidup di depan publik, dan itu bukan sekadar pajangan museum. Audi membawa Auto Union Type A Lucca ke Goodwood Festival of Speed sebagai replika fungsional yang benar-benar dijadwalkan melaju di hillclimb.
Yang membuat proyek ini menarik bukan hanya usianya, tetapi cara Audi memperlakukannya. Mobil ini tidak diposisikan sebagai koleksi diam, melainkan sebagai mesin sejarah yang bisa didengar, dilihat, dan bekerja lagi di lintasan.
Warisan yang sempat hilang
Auto Union Lucca merujuk pada mobil pemecah rekor tahun 1935 yang kemudian hilang dari sejarah setelah Perang Dunia II. Audi Tradition menggarap proyek ini untuk menghidupkan kembali salah satu nama paling terkenal dari era awal Auto Union.
Untuk mewujudkannya, Audi menggandeng spesialis restorasi asal Inggris, Crossthwaite & Gardiner. Kolaborasi itu ditujukan agar siluet dan karakter teknis mobil tetap setia pada mobil balap legendaris yang pernah menjadi simbol kejayaan Auto Union.
Nama Lucca sendiri diambil dari kota di Italia yang punya peran penting dalam kisah mobil ini. Di sana, Hans Stuck mencatat kecepatan 327 kpj pada 1935, capaian yang ikut mematahkan dominasi Mercedes-Benz pada masa persaingan Silver Arrows.
Mesin V16 tetap jadi pusat perhatian
Daya tarik terbesar mobil ini ada pada mesin V16 berkapasitas 6.000 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 513 dk, angka yang membuatnya tetap terasa ekstrem bahkan untuk ukuran mobil performa tinggi saat ini.
Tenaga besar itu dipasangkan dengan bobot hanya 960 kg. Kombinasi tersebut memperlihatkan mengapa mobil ini punya tempat penting dalam sejarah pengembangan mobil balap berperforma tinggi.
Audi juga mempertahankan pendekatan desain yang sangat fokus pada efisiensi udara. Bodinya dibuat ramping, memakai roda tertutup rapat, dan bagian belakangnya meruncing untuk menekan hambatan angin.
Tetap historis, tapi dibuat bisa berjalan
Meski dirancang mengikuti spesifikasi orisinal, Audi tidak menyalin masa lalu mentah-mentah. Tim teknis melakukan penyesuaian pada sistem pendinginan agar mobil lebih siap dipakai secara nyata.
Masalah overheating menjadi perhatian utama dalam proyek ini. Karena itu, Audi menambahkan sistem ventilasi ekstra yang diadaptasi dari desain Auto Union versi balapan AVUS 1935.
Langkah tersebut menjaga karakter historis mobil tetap utuh, tetapi sekaligus membuatnya lebih layak dikendarai. Hal itu penting karena mobil ini benar-benar akan melaju di hillclimb, bukan hanya dipamerkan dalam keadaan diam.
Goodwood Festival of Speed menjadi panggung yang tepat untuk proyek seperti ini. Ajang tersebut memang memberi ruang bagi mobil bersejarah untuk tampil dinamis di hadapan publik, bukan sekadar dipajang sebagai benda koleksi.
Bagi penggemar otomotif, kehadiran Auto Union Lucca membawa daya tarik ganda. Mobil ini menampilkan rekayasa mekanis khas era 1930-an sekaligus menghadirkan raungan V16 yang jarang sekali terdengar dalam konteks modern.
Audi tampaknya ingin menunjukkan bahwa warisan performa masa lalu masih punya tempat di panggung otomotif sekarang. Lewat Auto Union Type A Lucca, perhatian kembali diarahkan ke masa ketika kecepatan, aerodinamika, dan keberanian teknis menjadi inti dari persaingan balap.
Source: kabaroto.com