Pelantar.id – Kuburan cicit dari Khalifah Umar bin Khatab yakni Khalifah Umar bin Abdulaziz dibongkar dan diculik jenazahnya. Diduga dilakukan oleh pasukan milisi pro Presiden Bashar al-Assad.

Kompleks pemakaman Khalifah Umar berada di Desa Deyr Sharkimex, Maarat Al Noman, di Provinsi Idlib. Dikutip VIVA Jumat 28 Mei 2020, perbuatan tentara bayaran Assad itu terungkap setelah beredar video kondisi makam Khalifah Umar II itu di media sosial.

Dalam rekaman itu terlihat kondisi makam sudah hancur berantakan, tampak lubang besar bekas penggalian di tengah makam Khalifah Umar dan tak lagi terlihat ada jenazah.

Tidak diketahui ke mana jenazah khalifah itu dibawa oleh milisi pro-Assad.

Baca Juga :   Bright PLN Batam Siagakan Pasokan Listrik di Tengah Wabah Coronavirus

Ikut Membongkar Makam Istrinya

Ternyata tak hanya makam Khalifah Umar bin Abdulaziz saja yang dibongkar oleh milisi pro Presiden Bashar al-Assad, makam istrinya, Fatimah binti Abdul Malik juga bernasib sama. Makam istri tampak rusak karena dibongkar.

Posisi makam Fatimah tak jauh dari makam suaminya di dalam kompleks pemakaman di Desa Deyr Sharki, Maarat Al Noman di Provinsi Idlib, Suriah.

Ini bukan pertama kali makam Khalifah Umar jadi target serangan rezim Assad, pada Februari 2020, Assad bahkan mengutus jenderal perangnya untuk merusak dan membakar bangunan di sekitar kompleks pemakaman.

Untuk diketahui, Khalifah Umar bin Abdulaziz merupakan khalifah kelima pada Kekhalifahan Umayyah. Dia memimpin dari tahun 717 hingga 720 dan kerap disebut sebagai khulafaur rasyidin kelima.

Baca Juga :   Dataran Langlang Laut Belakangpadang Bakal Dipercantik

 

viva