Pelantar.id – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak akan dihujani banyak dakwaan. Menurut Wakil Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia Noor Rashid Ibrahim dikutip dari Reuters, bahwa dia akan dikenakan 21 dakwaan pasal pencucian uang dalam pengadilan nanti, Kamis (20/9).

Di antara dakwaan tersebut termasuk sembilan dakwaan penerimaan dana ilegal, lima dakwaan menggunakan dana ilegal, dan tujuh dakwaan mengirimkan dana ilegal tersebut ke orang lain.

Najib didakawa atas tuduhan terkait dana 2,6 miliar ringgit Malaysia atau lebih dari Rp 9,3 triliun yang maasuk ke rekening Najib. Diduga, uang itu adalah dana 1MDB yang digelapkan.

Proses pengadilan dilangsungkan pada Kamis sore di Kuala Lumpur. Rencananya pengadilan atas Najib Razak akan berlangsung di Kuala Lumpur pukul 3 sore, 20 September. Sebelum dihadapkan ke pengadilan, Najib akan dimintai keterangan di kantor polisi.

Ditangkap sehari sebelumnya

Sehari sebelumnya ia ditangkap dan ditahan di kepolisian Putrajaya. Diberitakan Reuters, menurut Komisi Anti-Korupsi Malausia (MACC) Najib ditahan di markas mereka di Putrajaya pada 16.13 Rabu (19/9) waktu setempat.

Seperti diberitakan banyak media Malaysia, Juli lalu Najib telah dijatuhi empat dakwaan terkait 1MDB yaitu tiga dakwaan kriminal pelanggaran kepercayaan, dan satu dakwaan atas suap sebesar 42 juta ringgit, atau hampir Rp 150 miliar.

Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan kemungkinan tambahan hukuman cambuk dan denda.

Untuk kasus ini, akan dilimpahkan ke pengadilan tinggi dan akan dilanjutkan pada 18 Februari 2019.

Sang Istri Menyusul Najib

Istri dari mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor juga akan menerima banyak dakwaan terkait korupsi yang sama.

Ia diduga menggunakan uang senilai miliaran rupiah hasil penggelapan dana 1MDB digunakan Rosmah untuk beli produk-produk kecantikan.

Sama seperti sang suami, melalui sumber yang tak ingin diungkap identitasnya mengatakan, akan ada 20 dakwaan kriminal kepada Rosmah, mayoritas dakwaan adalah dugaan keterlibatannya dalam tindakan pencucian uang.

Salah satu dakwaan, terkait pembelian produk perawatan anti-penuaan dari Amerika Serikat. Barang itu diduga seharga USD 1 juta atau setara Rp 3,4 miliar.

Rosmah telah lama dikenal gemar membeli produk kosmetik dengan harga selangit dan barang-barang mewah. Ketika diperiksa oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) Juni lalu, uang hasil korupsi ada yang digunakan membeli suplemen diet.

editor: eliza gusmeri
sumber: kumparan.com

foto: thecovarage.my