pelantar.id – Sebelum terjun berlatih dalam kegiatan Rim of Pacific (Rimpac) 2018, personel Kavaleri Kops Marinir TNI AL mengikuti prosedur latihan evakuasi kendaraan dan pasukan di laut. Para personel di bawah komando Lettu Mar Rahmat Alan dan Kapten Mar Dhani Widiyatna sebagai perwira embarkasi itu merasakan latihan basah di perairan Pangkalan Marinir Amerika Serikat di Hawaii, Kamis (5/7).

Personel Marinir TNI AL memasuki AAV milik USMC di Marine Corps Base Hawaii (MCBH) untuk mengikuti latihan evakuasi laut. Foto : Serka Mar Kuwadi

“Ini praktik langsung dari teori yang sudah dilatihkan dalam drill kering di darat selama kelas teori,” kata Rahmat Alan melalui rilis yang diterima pelantar.id, di Batam, Jumat (6/7).

Baca Juga :   Pemprov Papua Dapat 10 Persen Saham PT Freeport

Pengawak AAV bersama personel Marinir TNI AL bersiap melakukan pertolongan. Foto : Serka Mar Kuwadi

Rahmat menyebut, pada latihan itu, Marinir Amerika Serikat menurunkan empat unit kendaraan tempur pendarat atau Amphibious Assault Vehicle (AAV) beserta pengawaknya. Prajurit Indonesia berkesempatan melihat prosedur penyelamatan saat kendaraan tempur mengalami kendala di perairan.

Pengawak AAV melemparkan tali untuk pertolongan saat ada kendaraan tempur mengalami kendala di perairan Hawaii. Foto : Serka Mar Kuwadi

“Sekaligus sinkronisasi teknik antara Marinir Indonesia dan Amerika, sebelum turun latihan tempur nantinya,” katanya.

Komandan Satgas Marinir dalam Rimpac 2018 Mayor Mar Aristoyuda menambahkan, kavaleri merupakan salah satu kunci sukses operasi pendaratan amfibi. Sebagai pasukan pendarat, Korps Marinir TNI AL memerlukan pengawak kendaraan tempur yang andal untuk mendukung keberhasilan misi.

Personel Kavaleri USMC mempraktikan prosedur awal evakuasi kendaraan pendarat di laut. Foto : Serka Mar Kuwadi

Baca Juga : Marinir Indonesia Berbagi Ilmu Survival di Amerika

Baca Juga :   Pemain James Bond, Olga Kurylenko Positif Terpapar Virus Corona

“Evakuasi ranpur dan personel adalah salah satu materi latihan yang penting, kami harap dapat menambah pengetahuan dan skill pasukan Indonesia,” katanya.

AAV milik USMC berlatih prosedur evakuasi di Hawaii. Foto : Serka Mar Kuwadi

Selain itu, Aristoyuda juga meminta seluruh personel bersungguh-sungguh dalam menimba pengetahuan baru, agar dapat ditularkan pada rekan di kesatuan saat kembali kelak. Dia berharap, keikutsertaan personel dalam Rimpac dapat membawa kemajuan bagi Korps Marinir TNI AL.

Foto : Serka Mar Kuwadi

Dalam Rimpac 2018, selain melibatkan tuan rumah prajurit Marinir Amerika Serikat (USMC) dan prajurit Korps Marinir TNI AL, juga diikuti oleh pasukan pendarat dari Malaysia, Philipina, Korea Selatan, Jepang, India, Srilanka, Australia, Selandia Baru, Vietnam, Tonga dan Chili.

Joko Sulistyo
Foto : Serka Mar Kuwadi

**Foto-foto dikirim langsung oleh Kontingen Indonesia di Hawaii, Amerika Serikat untuk pelantar.id akan meyiarkan materi keikutsertaan Indonesia dalam Latihan Multilateral Rim of Pacific secara berkala.