Pelantar.id – Saat berpuasa memang tidak terlalu diajurkan untuk berolahraga mengingat tubuh sedang dalam keadaan lemas. Namun, bila Anda masih ingin melakukannya perlu diperhatikan cara yang aman untuk berolahraga.

Misalnya mempertimbangkan waktu dan olahraga yang dipilih. Selain itu, lakukan olahraga tanpa harus disortir atau berlebihan. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat Anda ingin berolahraga saat puasa.

Waktu Olahraga saat Puasa

Ada 3 waktu yang baik untuk berolahraga di bulan puasa, yaitu sebelum atau setelah berbuka, dan setelah sahur.

Sebelum Berbuka

Waktu terbaik untuk olahraga saat puasa tentunya adalah sebelum berbuka puasa. Setelah berolahraga, yang tentunya menggunakan sisa energi, kamu bisa langsung makan saat buka puasa untuk menggantikan energi yang hilang. Sehingga kamu tidak perlu khawatir akan mengalami gula darah rendah atau dehidrasi.

Namun kamu tidak boleh memaksakan diri untuk berolahraga secara berlebihan. Pasalnya, kamu masih dalam keadaan puasa dengan sisa energi yang sedikit, sehingga olahraga yang dilakukan perlu dibatasi, tidak lebih dari 60 menit.

Baca Juga :   Kunjungan Kebudayaan, Sanggar Negeri Sembilan Bawakan Tari Piring di Karimun

Setelah Berbuka

Berbeda dengan melakukan olahraga sebelum berbuka, saat setelah berbuka ini kamu bisa melakukannya dua sampai tiga jam setelah buka puasa.

Tunggu hingga makanan dicerna oleh tubuh setelah berbuka sehingga kamu mendapatkan energi kembali untuk melakukan olahraga. Karena sudah makan dan mengisi tubuh lagi dengan energi, kamu bisa melakukan olahraga apapun yang kamu inginkan pada saat ini, dari intensitas ringan sampai berat, termasuk olahraga untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot.

Setelah Sahur

Setelah sahur juga merupakan salah satu waktu terbaik untuk olahraga saat puasa. Hal ini karena tubuh telah menerima energi dari makanan saat sahur, sehingga kamu bisa melakukan olahraga pada saat ini.

Namun, sebaiknya lakukan olahraga dengan intensitas ringan saja. Olahraga setelah sahur baik kamu lakukan untuk menjaga kebugaran tubuh saat puasa. Namun, kamu tetap harus menyediakan energi untuk melakukan aktivitas selanjutnya sampai waktu buka puasa.

Baca Juga :   Batam jadi Percontohan Pengembangan Bus Rapid Trans

Memilih Olahraga saat Puasa

Pilihlah jenis olahraga yang ringan saja. Berikut beberapa jenis olahraga yang aman saat puasa:

Jogging dan Jalan Cepat

Jogging adalah pilihan olahraga sore menjelang berbuka yang dapat kamu pilih. Lakukan jogging ringan selama 20-30 menit pada sore hari. Hindari Jogging berlebihan yang membuat dehidrasi. Lakukan jogging dengan intensitas santai dan ringan, atur ritme lari yang ringan dan santai.

Selain jogging, jalan cepat adalah alternatif tepat yang dapat dilakukan menjelang berbuka. Jalan cepat yang dilakukan selama kurang lebih 30 menit akan membantu menjaga keseimbangan tubuh saat berpuasa. Selain itu jalan cepat juga lebih sedikit memakan energi tubuh, jadi kamu tak mudah merasa lelah.

Bersepeda

Olahraga yang dapat dilakukan untuk sekalian ngabuburit adalah bersepeda. Olahraga sederhana satu ini dapat menjaga kebugaran tubuh. Bersepeda selama 45 menit juga dapat membakar kalori yang dapat menurunkan berat badan. Kamu dapat bersepeda di sore hari dengan santai sambil menunggu waktu berbuka.

Baca Juga :   52.474 Warga Batam Belum Rekam E-KTP

Yoga

Ketika puasa mungkin kamu akan merasa malas untuk berolahraga. Tapi kamu bisa mencoba yoga, olahraga santai dan tidak memerlukan banyak energi untuk melakukannya sehingga cocok dilakukan saat puasa Ramadan.

Selain itu kamu tak perlu keluar rumah untuk melakukan yoga. Kamu bisa beryoga sambil menunggu waktu berbuka puasa di rumah. Persiapkan diri untuk melakukan gerakan-gerakan yang tidak terlalu menguras tenaga.

Taici

Jenis olahraga ini juga dapat menjadi pilihan selama berpuasa. Taici merupakan bentuk halus dari bela diri yang mengombinasikan pernapasan dan gerakan seperti tarian. Semua orang bisa mencobanya, terutama bagi mereka yang berusia lanjut.

 

liputan6