Pelantar.id – Bila Anda pernah jalan-jalan ke pantai Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Anda mungkin pernah melihat rumah pondok di tengah laut lengkap dengan jaring-jaring yang di pagar diperairannya.

Ada yang menyebut rumah yang mengapung itu sebagai rumah suku laut di Bintan. Dan rumah terapung itu disebut Kelong.

Kelong dirujuk dalam KBBI merupakan alat tangkap ikan berupa bangunan dari kayu yang dipasang jaring di bagian tengahnya.

Kelong tidak hanya dijumpai di perairan Bintan. Masyarakat pesisir Batam juga ditemui membangun kelong.

Tapi umumnya tidak digunakan untuk tempat tinggal. Hanya di buat seperti kolam perangkap ikan yang di pagar jaring-jaring di tengah laut atau di pinggiran rumah mereka.

Baca Juga :   Penerapan Protokol CHSE untuk Berwisata Aman dan Nyaman di Masa New Normal di Batam

Pada waktu pasang, biasanya ikan akan terperangkap ke dalam kolam jaring tersebut. Pemandangan kelong ini bisa kita temukan di daerah pesisir Barelang.

Lambat laun, pembangunan kelong di Batam pun semakin menjamur seiring kebutuhan wisata dan hobi.

 

Pembangunan Kelong Semakin Modern di Batam

Kelong Almira/foto:elizagusmeri/pelantar.id

Kelong Almira/foto:elizagusmeri/pelantar.id

Di Bintan kelong digunakan sekaligus sebagai tempat tinggal suku laut. Sementara di Batam kelong bertambah fungsi untuk menarik wisatawan.

Tak jarang ditemui kelong dibangun bersamaan dengan restoran seafood. Sebut saja lokasi makan seafood di Tanjungpiayu, Batam.

Di sana Anda bisa melihat kolam-kolam ikan (kelong) bersanding dengan restaurannya. Bahkan, olahan seafoodnya diambil langsung dari kolam itu.

Baca Juga :   Bahar Smith Tersangka, Polisi Buru Penyebar Video

Selain disanding dengan restauran, untuk memenuhi kebutuhan wisata, dibuatlah kelong sebagai penginapan. Langkah ini sudah dilakukan oleh beberapa pengusaha di daerah Barelang.

Satu di antara kelong yang menyediakan penginapan adalah kelong Almira di jembatan 5 Barelang, Batam. Sebenarnya Kelong Almira lebih familiar di kalangan pemancing Batam karena lebih banyak pemancing yang menjadikan kelong Almira sebagai spot favorit memancing di Batam.

Padahal, kelong yang sudah dibangun sekitar 8 tahun lalu ini semula di bangun untuk penginapan. Di kelong ini terdapat 12 kamar, bertarif Rp 500 ribu semalam.

Sehingga menjadi nilai plus untuk kelong ini, selain bisa memancing, pengunjung bisa sekaligus menginap.

Untuk tarif memancing di Almira dikenakan harga Rp 50 ribu/orang. Di kelong ini pun menawarkan memancing ke tengah laut dengan tarif mulai Rp600 ribu.

Baca Juga :   Buku Nikah Direncanakan Diganti Seperti ATM

Kelong telah menjadi daya tarik wisata di Batam, bahkan untuk wisatawan luar negeri, seperti wisatawan Singapura, Malaysia dan Vietnam mereka senang menghabiskan waktu di sana.