Menyusui adalah suatu bentuk tanggung jawab bagi para Ibu yang baru melahirkan. Namun hal tersebut terkadang tidak semudah kelihatannya, karena beberapa ibu sering menemui kendala dalam proses memberikan ASI.

Dari masalah ASI yang tidak lancar, mastitis (meriang akibat mengerasnya payudara), puting lecet, dan sebagainya. Berbagai masalah tersebut jika tidak ditangani dengan tepat akan menghambat proses menyusui ke depannya, dan beresiko ke pemenuhan gizi yang kurang bagi anak yang dilahirkan.

Ekslusif Pumping Mama Indonesia atau biasa disingkat EPING Mama adalah suatu wadah atau komunitas bagi para ibu yang baru memiliki anak bayi atau yang sedang dalam masa menyusui. Di komunitas ini mereka bisa sharing berbagai masalah dan pengalaman dalam proses mengASIhi. Dari bagaimana memanajemen ASI perah, menu MPASI, tumbuh kembang anak, hingga mematahkan mitos – mitos seputar menyusui yang sangat tidak relevan.

Pada April 2017 tahun lalu, EPING Kepri merayakan ulang tahunnya yang pertama dengan dengan menghadirkan nara sumber salah satu seorang dokter anak terkemuka di Batam, yaitu dr Yuri Liem ,Spa. Sedangkan di tahun ini pada tanggal 5 Mei 2018, komunitas ini merayakan terbentuknya komunitas di tahun keduanya bertempat di salah satu restoran cepat saji di daerah Lubuk Baja.

Komunitas Ibu Menyusui, Pejuang ASI Ekslusif berkumpul untuk saling membagi tips dan informasi. PELANTAR.ID/Tama

EPING dibentuk bermula dari sharing di media sosial Facebook yang dilakukan sejumlah ibu muda. Komunitas ini tidak hanya di Batam tetapi sebelumnya sudah terbentuk di banyak daerah di seluruh Indonesia. Lewat media what’s app (WA), para anggotanya se-Indonesia berkomunikasi tentang menyusui dan tumbuh kembang anak yang terbagi dalam beberapa korwil.

Baca Juga :   Benang Tenun Perajut Negeri Segantang Lada

Komunitas ini sendiri secara nasional muncul sejak 2014 lalu melalui jejaring sosial Facebook. Sementara untuk di Kepri sendiri, lahir pada 30 April 2016 lalu. Setidaknya, saat ini ada 110 ibu di Kepri yang tergabung dalam komunitas EPING ini.

Para ibu tersebut datang dari berbagai macam latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, hingga ibu pekerja. Anggotanya semua tersebar, tidak hanya di Batam, namun daerah-daerah lain di Provinsi Kepri juga ada. Komunitas ini terbuka untuk umum, tidak terbatas kepada ibu yang tidak dapat menyusui anaknya secara langsung (full pumping), tetapi juga ibu-ibu yg menyusui langsung (direct breasfeeding)

“Komunitas ini banyak manfaatnya terutama bagi ibu-ibu yang baru pertama kali memiliki bayi. Kita dapat sharing pengalaman terkait parenting maupun menanyakan hal-hal yang belum kita ketahui soal anak, jadi tidak melulu tentang ASI”, ujar Garsen salah satu admin grup Komunitas EPING

Baca Juga :   Selama Pandemi, Salat Jumat di Singapura Harus Daftar Online

Selain itu komunitas ini merupakan komunitas yang Pro Vaksin, tidak menyarankan pemberian sufor dan obat tanpa resep dari dokter yang berwenang.

Bergabung dengan komunitas ini tidaklah sulit, cukup bergabung dulu di facebook grup Eping Mama Indonesia , baru setelah itu dapat bergabung di grup WA korwil setempat. Untuk wilayah Kepri, dapat menghubungi salah satu admin grup WA yaitu Widya, Amel, atau Garsen

“Di komunitas EPING intinya kami saling memberi dukungan satu sama lain yang masih memberikan ASI eksklusif pada bayinya”, tutup Garsen

Penulis : Tama

Editor   : Joko Sulistyo