Meski Posisi Aman, Persija Tetap Bidik Tiga Poin Saat Menjamu Semen Padang di Laga Terakhir

Satu laga tersisa cukup untuk menentukan apakah Persija Jakarta benar-benar menutup musim dengan kepala tegak. Saat menjamu Semen Padang FC di Jakarta International Stadium, tim ibu kota membawa misi sederhana yang tidak bisa dinegosiasikan: menang.

Laga ini bukan sekadar formalitas untuk Persija. Meski sudah memastikan finis di posisi ketiga BRI Super League 2025/2026, Macan Kemayoran tetap dituntut menjaga standar permainan di depan The Jakmania.

Pesan itu datang langsung dari manajemen. Ardhi Tjahjoko menegaskan Persija tidak boleh mengendur hanya karena posisi klasemen sudah aman.

Menurut Ardhi, status lawan di papan klasemen tidak mengubah cara Persija memandang pertandingan. Ia menilai setiap tim tetap punya kekuatan dan tetap harus dihadapi dengan serius.

“Kalau bagi saya, mau tim papan bawah atau papan atas, sama saja. Semuanya mempunyai kekuatan juga,” kata Ardhi. Ia juga menekankan bahwa target tim tetap jelas, yakni meraih kemenangan dan membawa pulang tiga poin.

Persija memang sudah tak lagi terlibat dalam perebutan gelar juara bersama Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda. Namun, kondisi itu tidak membuat ruang ganti kehilangan dorongan untuk tampil maksimal sampai akhir.

Bek asing Persija, Paulo Ricardo, menyampaikan sikap yang sejalan dengan manajemen. Ia menilai tim harus tetap bermain bagus seperti biasa dan menuntaskan musim dengan performa terbaik.

“Satu-satunya hal yang saya ketahui adalah bahwa kami masih memiliki satu laga tersisa dan kami harus bermain bagus seperti yang selalu kami lakukan di tiap pertandingan,” ujar Paulo.

Di atas kertas, Semen Padang FC datang dengan status yang tidak lagi ideal karena sudah terdegradasi untuk musim depan. Tapi justru situasi seperti itu yang membuat laga pamungkas tetap perlu diwaspadai.

Tim yang tidak lagi memikul tekanan hasil sering tampil lebih lepas. Karena itu, Persija tetap diminta fokus penuh agar tidak terpeleset pada duel terakhir musim ini.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 16.00 WIB di Jakarta International Stadium. Dukungan The Jakmania pun diperkirakan memberi atmosfer yang kuat untuk laga penutup tersebut.

Bagi Persija, hasil positif di partai terakhir punya arti lebih dari sekadar tambahan angka. Kemenangan akan menjadi penutup musim yang layak, sekaligus bentuk penghormatan kepada suporter yang setia mendampingi tim sepanjang perjalanan musim ini.

Di momen seperti ini, klasemen bukan lagi satu-satunya ukuran. Persija justru diuji dari cara mereka mempertahankan disiplin, rasa hormat terhadap lawan, dan keinginan untuk tetap tampil maksimal sampai peluit akhir.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button