Motorola Signature akhirnya resmi masuk Indonesia dan langsung diposisikan sebagai flagship ultra-premium pertama Motorola di pasar lokal. Perangkat ini mengusung bodi yang sangat tipis, spesifikasi kelas atas, serta janji dukungan software selama 7 tahun yang membuatnya menonjol di tengah persaingan ponsel premium.
Kehadiran Motorola Signature diumumkan melalui akun media sosial @motorola_indonesia pada 20 April. Ponsel ini sendiri hadir sekitar tiga bulan setelah debut perdananya di ajang CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, sehingga pergerakannya di Indonesia terbilang cukup cepat untuk kelas flagship.
Dukungan software jadi pembeda utama
Salah satu nilai jual paling kuat dari Motorola Signature ada pada komitmen pembaruan jangka panjang. Motorola menjanjikan update software dan keamanan selama 7 tahun, durasi yang tergolong besar untuk segmen premium.
Dukungan semacam ini penting bagi pengguna flagship karena berkaitan langsung dengan keamanan data, kestabilan sistem, dan umur pakai perangkat. Motorola juga menyebut perangkat ini tampil dengan sistem yang bersih dari bloatware, sehingga pengalaman penggunaan terasa lebih ringkas.
Kombinasi antarmuka yang sederhana dan pembaruan panjang membuat Motorola Signature punya posisi yang menarik di kelas premium. Untuk pengguna yang mengutamakan software yang bersih dan tahan lama, paket ini bisa menjadi tekanan tersendiri bagi para rival.
Bodi tipis, tetapi baterai tetap besar
Di sisi desain, Motorola Signature tampil dengan ketebalan 6,99 mm dan frame aluminium. Banyak ponsel tipis biasanya harus mengorbankan kapasitas baterai, tetapi Motorola memilih jalan berbeda pada model ini.
Perangkat tersebut tetap dibekali baterai 5.200 mAh berkat teknologi silicon-carbon. Teknologi ini memungkinkan baterai dibuat lebih tipis tanpa memangkas daya simpan secara drastis untuk kebutuhan harian.
Pengisian dayanya juga dibuat cepat. Motorola menyematkan fast charging 90W dan wireless charging 50W, sehingga perangkat ini tidak hanya unggul di tipis bodi, tetapi juga di fleksibilitas pengisian daya.
Layar terang dan perlindungan fisik yang serius
Motorola Signature memakai layar LTPO AMOLED 6,8 inci di bagian depan. Panel ini diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 6.800 nits, angka yang sangat tinggi untuk pemakaian di luar ruangan.
Untuk perlindungan layar, Motorola memasang Gorilla Glass Victus 2. Namun artikel referensi juga mencatat bahwa ponsel ini tidak dibekali anti gores bawaan, sehingga perlindungan tambahan tetap perlu dipertimbangkan pengguna.
Dari sisi durabilitas, Motorola Signature mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya, perangkat ini dirancang tahan debu, cipratan, air bertekanan tinggi, dan mampu bertahan di kedalaman 1,5 meter.
Tidak berhenti di situ, ponsel ini juga membawa standar militer MIL-STD-810H. Kombinasi sertifikasi tersebut memperlihatkan bahwa Motorola tidak hanya mengejar tampilan tipis, tetapi juga ketahanan yang serius untuk penggunaan sehari-hari.
Empat kamera 50 MP di bodi ramping
Sektor kamera menjadi salah satu fokus utama Motorola Signature. Perangkat ini membawa empat kamera depan-belakang dengan resolusi 50 MP, sebuah susunan yang ditujukan untuk pengguna yang mencari kemampuan fotografi premium dalam bodi ramping.
Kamera utama memakai sensor Sony LYTIA 828 dan mendukung perekaman hingga 8K. Kamera ini juga sudah dilengkapi OIS serta dukungan Dolby Atmos, sehingga perangkat ini terlihat dirancang untuk menangani kebutuhan foto dan video kelas atas.
Untuk kamera telefoto periskop, Motorola menggunakan sensor Sony LYTIA 600. Kamera ini disebut mampu mencapai hingga 100x zoom, sedangkan kamera ultrawide mengandalkan sensor Sony LYTIA 500 dengan dukungan perekaman 4K 60 fps.
Kemampuan kameranya juga disebut sudah mendapat pengakuan dari DXOMARK. Lembaga tersebut memberikan Gold Camera Label, yang dijelaskan dalam artikel referensi sebagai sertifikasi untuk standar kualitas gambar terbaik pada ponsel tipis.
Performa tinggi dan pilihan varian yang terbatas
Di sektor dapur pacu, Motorola Signature ditenagai Snapdragon 8 Gen 5. Chip ini dipasangkan dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB UFS 4.1, sehingga posisinya jelas berada di kelas performa atas.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk multitasking, pengolahan foto dan video, gaming, hingga kebutuhan produktivitas. Untuk pasar Indonesia, Motorola hanya menghadirkan satu varian memori, yaitu 12 GB/256 GB.
Motorola Signature mulai dijual pada 24 April dengan harga resmi Rp.12.999.000. Pada masa promo peluncuran, harga perangkat ini menjadi Rp.11.999.000, dengan pilihan warna Pantone Carbon dan Pantone Martini Olive.





