Penandatanganan Nota Kesepahaman antara DPP APINDO Jawa Tengah dan sejumlah mitra strategis menjadi salah satu momen yang paling disorot dalam pelantikan pengurus organisasi itu. Di tengah forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan perguruan tinggi, Universitas STEKOM ikut masuk dalam jejaring kerja sama yang diarahkan langsung ke dunia industri.
Rektor Universitas STEKOM hadir dan ikut meneken MoU tersebut sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat hubungan kampus dengan dunia usaha. Langkah itu membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa, lulusan, guru, dan sekolah mitra untuk terhubung dengan kebutuhan industri.
Forum tersebut berlangsung di Rama Shinta Ballroom Hotel Patrajasa Semarang, saat Pelantikan DPP APINDO Jawa Tengah Masa Bakti 2026–2031 dan diskusi panel digelar. Kehadiran STEKOM dalam agenda ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi kini makin diposisikan sebagai bagian dari pembahasan strategis soal ekonomi dan ketenagakerjaan.
Kerja sama yang dijajaki melalui MoU itu tidak berhenti pada hubungan seremonial. Ruang kolaborasinya mencakup pengembangan kompetensi, magang industri, sertifikasi, sampai penyerapan tenaga kerja.
Industri, kampus, dan pemerintah duduk dalam satu forum
Diskusi panel dalam agenda itu mengangkat tema “Resiliensi dan Adaptasi Pelaku Usaha di Jawa Tengah dalam Menghadapi Dinamika Perubahan Ekonomi Global dan Tekanan Geopolitik”. Tema tersebut menegaskan bahwa pelaku usaha tidak bisa bergerak sendiri saat menghadapi perubahan ekonomi yang cepat.
Pembahasan di dalam forum juga menyoroti kebutuhan penguatan investasi, transformasi digital, pengembangan UMKM, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dari situ terlihat bahwa perguruan tinggi tidak lagi berdiri di pinggir, melainkan ikut masuk dalam ekosistem yang menopang pertumbuhan ekonomi.
Acara ini dihadiri perwakilan Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani, Ketua DPP APINDO Jawa Tengah Helmi Tas’an Wartono, para pelaku usaha, pimpinan perguruan tinggi, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran unsur pemerintah dan industri memberi bobot lebih pada forum yang membahas kerja sama lintas sektor tersebut.
Posisi STEKOM makin kuat di jaringan industri
Rektor Universitas STEKOM yang juga dikenal sebagai Founder Toploker.com hadir bersama jajaran pemerintah, pimpinan APINDO, dan pelaku industri nasional. Kehadiran itu mempertegas citra STEKOM sebagai kampus yang aktif membangun jejaring strategis, bukan hanya di ranah akademik.
Bagi STEKOM, partisipasi dalam forum APINDO Jawa Tengah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses dunia kerja bagi mahasiswa, alumni, guru, dan sekolah mitra di berbagai daerah. Jalur kerja sama yang dibuka lewat MoU memberi ruang bagi kampus untuk lebih dekat dengan kebutuhan nyata industri.
Pada saat yang sama, langkah ini menunjukkan arah pengembangan STEKOM yang lebih luas. Kampus tersebut menempatkan konektivitas dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai bagian penting dari upaya mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Source: stekom.ac.id




