N1X Versi Laptop Dibocorkan, Tenaga Grafisnya Disebut Selevel RTX 5070

Bocoran terbaru tentang NVIDIA N1 dan N1X menunjukkan arah yang cukup agresif untuk chip laptop berbasis ARM dari NVIDIA. Bukan hanya mengejar efisiensi, keluarga chip ini justru tampak disiapkan dengan tenaga grafis yang masuk ke wilayah GPU diskret kelas menengah.

Di antara keduanya, N1X paling menyita perhatian karena konfigurasi GPU-nya disebut mendekati NVIDIA RTX 5070. Jika susunan yang beredar ini akurat, NVIDIA tidak sedang menyiapkan chip ARM biasa untuk notebook, melainkan platform yang memadukan CPU ARM, GPU Blackwell, dan dukungan memori besar dalam satu paket.

Konfigurasi kelas atas untuk laptop

Untuk versi laptop, N1X dikabarkan akan memakai daya lebih rendah dibanding varian yang lebih dulu dikenal lewat DGX Spark. VideoCardz menyebut TDP chip ini bisa diatur di kisaran 45W sampai 80W, jauh di bawah DGX Spark yang berjalan pada 140W.

Penyesuaian itu masuk akal untuk perangkat portabel, terutama agar suhu dan konsumsi daya tetap terkendali. Di sisi CPU, N1X versi laptop disebut membawa total 20 inti ARM, yang terdiri dari 10 inti performa Cortex-X925 dan 10 inti efisiensi Cortex-A725.

GPU jadi sorotan utama

Perhatian terbesar tetap tertuju pada bagian grafis. N1X dikabarkan mengusung arsitektur NVIDIA Blackwell dengan 48 SM atau 6.144 CUDA core, konfigurasi yang dinilai sangat dekat dengan RTX 5070.

Detail ini membuat N1X terlihat jauh di atas chip laptop ARM biasa. Dengan kombinasi seperti itu, NVIDIA tampak ingin menjadikan chip ini bukan sekadar prosesor hemat daya, tetapi juga fondasi laptop performa tinggi.

Ada varian yang dipangkas

Selain model penuh, VideoCardz juga menyebut adanya versi N1X yang lebih rendah. Varian ini disebut membawa 18 inti CPU ARM dan GPU 40 SM, atau setara 5.120 CUDA core.

Baik versi standar maupun varian yang dipangkas sama-sama dikabarkan menyediakan 12 jalur PCIe 5.0 dan 5 jalur PCIe 4.0. Dukungan memorinya juga besar, dengan kapasitas hingga 128GB LPDDR5X melalui 16 kanal, meski varian dasar disebut bisa berhenti di 16GB.

N1 disiapkan untuk kelas yang lebih hemat daya

Di bawah N1X, NVIDIA N1 ditempatkan sebagai versi yang lebih sederhana. Chip ini diarahkan untuk laptop yang lebih terjangkau dan memiliki kebutuhan daya lebih rendah.

N1 disebut hadir dalam dua varian. Model pertama memakai 12 inti ARM dengan susunan 8 inti performa dan 4 inti efisiensi, serta GPU 20 SM yang setara 2.560 CUDA core.

Varian kedua lebih rendah lagi, dengan 10 inti ARM dalam konfigurasi 7P+3E. GPU-nya memakai 16 SM atau 2.048 CUDA core.

Untuk memori, N1 mendukung LPDDR5X dengan kapasitas 8GB sampai 64GB lewat sistem 8 kanal. TDP-nya juga berada di rentang yang lebih rendah, yakni 18W sampai 45W, sehingga lebih cocok untuk laptop tipis dan efisien.

Pemisahan kelas perangkat mulai terlihat

Bocoran juga menyinggung perbedaan pada sisi ekspansi dan penyimpanan. N1X disebut bisa dipasangkan dengan hingga tiga slot M.2, sedangkan N1 standar hanya satu slot M.2.

Perbedaan ini memperjelas pemisahan kelas di keluarga chip tersebut. N1X tampak disiapkan untuk perangkat premium dengan fleksibilitas lebih besar, sedangkan N1 diarahkan ke desain yang lebih hemat dan sederhana.

Sebelumnya, Lenovo disebut-sebut sedang menyiapkan lini laptop berbasis chip baru NVIDIA ini. Saat itu, detail teknis yang beredar belum lengkap, tetapi bocoran terbaru mulai mengisi bagian yang belum jelas.

Dengan konfigurasi CPU ARM, GPU Blackwell, memori besar, dan pembagian varian yang cukup lebar, N1 dan N1X terlihat seperti pondasi baru NVIDIA di pasar laptop ARM. Informasi resmi yang lebih lengkap disebut akan muncul saat NVIDIA memperkenalkan prosesor ini di Computex 2026.

Source: tech.sportskeeda.com

Baca Juga

Back to top button