Nvidia Siapkan N1X Dan N1, Paket Arm Baru Yang Bisa Mengguncang Laptop Windows

Bocoran soal keluarga prosesor Arm N1 Nvidia langsung menarik perhatian karena bukan cuma membawa CPU baru, tetapi juga paket grafis Blackwell dalam satu platform. Susunan ini membuat N1X dan N1 terlihat seperti upaya serius Nvidia untuk masuk lebih dalam ke laptop Windows on Arm dengan fokus ganda: kencang dan hemat daya.

Yang membuatnya makin menarik, informasi yang beredar menyebut Nvidia sedang menyiapkan setidaknya empat anggota keluarga N1 untuk PC dan laptop. VideoCardz, yang mengutip dokumen internal Nvidia, menyebut platform Arm baru itu sudah berada di ambang pencabutan embargo, sehingga rincian teknisnya ikut terseret ke publik lebih cepat.

N1X jadi ujung tombak

Di antara semua varian, N1X diposisikan sebagai model paling agresif. Versi teratasnya disebut memakai konfigurasi yang mirip dengan GB10 pada superkomputer desktop AI Nvidia DGX Spark, dengan 20 inti CPU yang terdiri dari 10 Cortex-X925 performa dan 10 Cortex-A725 efisiensi.

Pada sisi grafis, N1X mengandalkan GPU Blackwell 2.0 dengan 48 Streaming Multiprocessors atau 6.144 CUDA cores. Ada juga varian yang sedikit lebih rendah, dengan 18 inti CPU dalam susunan 9+9 dan GPU 40-SM yang setara 5.120 CUDA cores.

Kedua model N1X itu dilaporkan disiapkan untuk berjalan pada rentang daya 45 W hingga 80 W. Posisi ini membuatnya masuk ke kelas laptop kelas atas, meski angka tersebut mencakup paket CPU dan GPU secara keseluruhan.

N1 lebih fokus ke laptop tipis

Di bawah N1X, Nvidia juga disebut menyiapkan N1 biasa untuk laptop yang lebih tipis dan lebih umum. Arah produknya jelas berbeda, karena model ini lebih menekankan efisiensi daya, bobot perangkat yang ringan, dan kebutuhan segmen mainstream.

Varian N1 yang lebih tinggi disebut membawa delapan inti Cortex-X925 dan empat inti Cortex-A725, lalu dipasangkan dengan GPU 20-SM atau 2.560 CUDA cores. Satu varian lain menurunkan konfigurasi CPU menjadi 10 inti, terdiri dari tujuh inti performa dan tiga inti efisiensi, dengan GPU 16-SM yang menyediakan 2.048 CUDA cores.

Rentang daya keluarga N1 juga jauh lebih rendah, yakni 18 W hingga 45 W. Karakter itu membuatnya lebih cocok untuk laptop tipis dan perangkat umum yang mencari keseimbangan performa serta efisiensi.

Memori dan penyimpanan juga dibedakan

Dokumen yang bocor menunjukkan perbedaan besar di dukungan memori antara N1X dan N1. N1X disebut mendukung hingga 128 GB LPDDR5X lewat antarmuka 16-channel, sedangkan N1 standar dibatasi sampai 64 GB dengan desain 8-channel.

Kapasitas penyimpanan ikut dibedakan sesuai kelasnya. N1X dikabarkan mendukung hingga tiga SSD M.2, sementara N1 hanya sampai dua.

Perbedaan ini memperlihatkan bahwa Nvidia tidak membuat satu desain untuk semua perangkat. N1X tampak diarahkan ke laptop premium atau sistem dengan beban kerja berat, sedangkan N1 lebih dekat ke perangkat tipis yang mengutamakan efisiensi.

Petunjuk bahwa proyek ini sudah lama berjalan

Ada satu detail lain yang memberi konteks menarik pada bocoran ini. Salah satu slide disebut memuat tanggal 2024, yang mengindikasikan pengembangan platform tersebut mungkin sudah berjalan setidaknya dua tahun.

Meski begitu, tidak semua model yang tercantum otomatis akan hadir di produk final. Sebagian bisa saja tidak pernah sampai ke pasar, tetapi dokumen itu tetap menunjukkan model-model tersebut memang pernah masuk dalam roadmap awal Nvidia.

Dengan kombinasi CPU Arm dan grafis Blackwell dalam satu paket, keluarga N1 menjadi salah satu langkah paling ambisius Nvidia di PC. Jika spesifikasinya akurat, N1X dan N1 bisa menjadi ancaman nyata bagi laptop Windows on Arm yang selama ini bertumpu pada efisiensi, karena Nvidia tampaknya ingin bersaing sekaligus di sisi daya tahan dan performa atas.

Source: www.notebookcheck.net

Baca Juga

Back to top button