Pelantar.id – Masa depan smarphone 5G tampaknya dimulai dari Oppo. Kehadiran teknologi sangat dinanti karena mampu menghadirkan firur yang tak terbatas, kreativitas, imaginasi, maupun konektivitas. Dan Oppo pede dapat tampil terdepan.

“5G didapuk sebagai game changer di industri smartphone, dan kami di Oppo penyadari tren besar ini. Karenanya kami menyiapkan tiga strategi untuk tetap terdepan di era 5G,” kata Anyi Jiang, Vice President Oppo di acara bertajuk Get Closer yang berlangsung Sofia Hotel, Barcelona, Spanyol, Sabtu (23/2/2019) yang dikutip dari detik.com.

Oppo menjadikan pengembangan 5G menjadi strategi pertama mereka dan tak tanggung-tanggung mengeluarkan investasi untuk riset pengembangan di tahun 2019 sebesar USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 21,023 triliun. Riset akan difokuskan pada 5G, kecerdasan buatan, imaging, cloud dan produk baru.

Baca Juga :   Benarkah KFC Akan Produksi Game Konsol Buatan Sendiri?

Strategi kedua yang ditempuh Oppo adalah membangun institut riset global dengan 6 divisi riset, 4 pusat R&D dan 3 pusat desain yang berlokasi di Shanghai, Shenzhen dan London.

“Dengan lebih dari 3.000 lebih engineer yang akan mengembangkan baik software maupun hardware,” ungkap Anyi.

Strategi ketiga dengan berpartner dengan sejumlah vendor chip dan operator dalam 5G Landing Project . Beberapa operator yang telah digaet meliputi Swisscom, Telstra, Optus dan Singtel.

Dari tahun 2015 sebenarnya Oppo sudah bersiap menggarap 5G. Mereka pun sudah banyak berinvestasi dalam desain dan teknologi untuk memastikan kehadiran ponsel yang bisa memanfaatkan kehadiran 5G secara maksimal.

Fitur-fitur 5G yang layak ditunggu dari ponsel 5G ini antara lain adalah download dan upload video 4K dan 8K, 3D video call, 5G cloud gaming, game AR/VR multiplayer, AR shopping, dan banyak lagi.

Baca Juga :   Bright Tanam 200 Pohon Tabebuya di Sijantung Batam

Pabrikan asal China itu memamerkan sejumlah penerapan dari teknologi 5G di gelaran bertajuk Innovation Event, yang diadakan di Hotel Sofia, Barcelona, Spanyol. Dari telepon hologram, sampai AR shopping.

sumber: detik.com