Pedang Zoro Dibayangkan Menjelma Naga Biru, Santoryu Terasa Jauh Lebih Brutal

Bayangan paling liar soal Zoro ternyata datang dari Eiichiro Oda sendiri. Dalam SBS Volume 98, Oda menyebut Uo Uo no Mi, Model: Seiryu sebagai Buah Iblis yang paling cocok untuk Roronoa Zoro, dan pilihan itu langsung membuat Santoryu terasa punya level kehancuran yang jauh lebih besar.

Yang menarik, Oda tidak membayangkan Zoro memakan buah itu secara langsung. Ia justru mengarahkannya ke pedang Zoro, seolah-olah senjata itulah yang berubah menjadi naga biru dan memperkuat setiap tebasan yang dilepaskan.

Santoryu Dibayangkan Lebih Brutal

Kalau gagasan itu diterapkan, teknik seperti Tatsu Maki bisa terasa jauh lebih ekstrem. Serangan Zoro tidak lagi sekadar putaran tebasan, melainkan bisa tampak seperti naga sungguhan yang menghantam lawan dengan daya rusak besar.

Pandangan ini juga cocok dengan citra Zoro selama ini. Ia dikenal sebagai pendekar pedang yang bertarung lewat kekuatan fisik, teknik tiga pedang, dan Haki, bukan lewat kemampuan supranatural yang bergantung pada Buah Iblis.

Kenapa Buah Naga Biru Jadi Pilihan yang Mengejutkan

Pilihan Uo Uo no Mi, Model: Seiryu terasa menarik karena buah itu identik dengan wujud naga biru yang sangat kuat. Buah Mythical Zoan tersebut juga dikenal sebagai kemampuan milik Kaido, sehingga wajar jika jawaban Oda memancing banyak pembahasan di kalangan penggemar.

Bagi banyak orang, Zoro selama ini justru lebih pas dipandang sebagai petarung murni. Ia dibangun sebagai karakter yang mengandalkan latihan keras, ketahanan fisik tinggi, dan disiplin sebagai pendekar pedang, bukan kekuatan yang datang dari buah.

Kandidat Lain yang Sempat Dipertimbangkan Penggemar

Sebelum jawaban Oda muncul, Supa Supa no Mi sering disebut sebagai pilihan yang cocok untuk Zoro. Buah itu pernah dimiliki Daz Bonez atau Mr. 1, lawan yang dikalahkan Zoro di Alabasta.

Kemampuan Supa Supa no Mi memungkinkan tubuh penggunanya berubah menjadi bilah baja. Secara konsep, hal itu memang terasa selaras dengan Zoro karena ia selalu hidup di sekitar senjata tajam dan bertarung sebagai pendekar pedang.

Kalau Zoro memiliki buah tersebut, tubuhnya sendiri bisa berubah menjadi senjata. Efeknya juga besar untuk gaya tempurnya, karena ia tetap bisa menyerang bahkan saat berada dalam kondisi Mutoryu atau tanpa pedang di tangan.

Shari Shari no Mi Juga Pernah Masuk Pembahasan

Selain Supa Supa no Mi, Shari Shari no Mi milik Sharinguru juga pernah dianggap relevan. Buah ini memberi kemampuan mengubah anggota tubuh menjadi roda yang berputar cepat.

Sekilas, kekuatan itu memang terdengar aneh untuk Zoro. Namun dalam pandangan penggemar, rotasi cepat dari buah tersebut bisa memberi dorongan pada daya tebas dan daya tusuk yang lebih kuat, terutama bila dipakai dengan pendekatan tempur yang presisi.

Zoro Tetap Paling Kuat Tanpa Buah Iblis

Meski ada beberapa kandidat yang menarik, banyak penggemar tetap merasa Zoro justru lebih pas tanpa Buah Iblis. Karakternya sudah kuat sebagai pendekar pedang murni, dan daya tariknya lahir dari kombinasi kekuatan fisik, tiga pedang, serta Haki.

Ada juga sisi praktis yang membuat Buah Iblis tidak selalu menguntungkan. Pengguna Buah Iblis punya kelemahan terhadap air laut, sementara Zoro selama ini tetap efektif tanpa perlu bergantung pada kekuatan tambahan itu.

Dari sisi pertarungan, fokus Zoro pada Haki juga sudah cukup untuk menempatkannya di jajaran petarung elite. Kaido sendiri pernah menegaskan bahwa Haki melampaui segalanya, dan arah perkembangan Zoro sejauh ini sejalan dengan prinsip itu.

Pada akhirnya, pilihan Oda memberi gambaran menarik tentang seperti apa Santoryu jika diberi sentuhan naga biru. Meski begitu, versi Zoro yang tetap bertarung dengan tiga pedang, kekuatan fisik murni, dan tekad baja masih menjadi bentuk yang paling disukai banyak penggemar.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button