pelantar.id – Komitmen PT Pelindo I menjadikan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang sebagai smart terminal mulai direalisasikan. Pelabuhan ini sudah menerapkan transaksi uang elektronik (e-money) untuk pass masuk sebesar Rp5.000, sejak Jumat (8/6).

General Manager (GM) Pelindo I Cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan mengatakan, penerapan sistem e-money di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, kemungkinan menjadi yang pertama dari seluruh pelabuhan di Indonesia. Ia mengatakan, transaksi non-tunai itu berlaku untuk penumpang, pengantar maupun penjemput.

“Penerapan sistem non-tunai untuk pass masuk pelabuhan ini sebagai upaya kami meningkatkan pelayanan dan memberi kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa. Program ini juga untuk transparansi,” ujarnya di acara peluncuran sistem tersebut di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

Baca Juga :   Super Air Jet Darati Bandara Hang Nadim

I Wayan mengatakan, pemberlakuan e-money mulai disosialisasikan sampai 30 hari ke depan. Untuk proses pembayaran diterapkan dua sistem, yakni transaksi secara langsung (tunai) dan non tunai melalui kartu perbankan.

Guna menyukseskan program ini, Pelindo I menggandeng empat bank yakni BNI, Mandiri, BRI dan BCA.

“Nanti, setelah masa sosialisasi selesai, selanjutnya kita akan terapkan semua pass pelabuhan menggunakan non-tunai, wajib,” kata dia.

Setelah menerapkan e-money pada pass pelabuhan, langkah Pelindo I selanjutnya adalah memberlakukan e-parking, e-ticket dan distribusi pembayaran elektronik lainnya di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. Wayan berharap, pada batas waktu tertentu, pelabuhan ini benar-benar sudah menjadi smart terminal.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, penggunaan transaksi non-tunai memang lebih efisien dan efektif. Program ini juga dapat berdampak langsung pada pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :   Musim Liburan Tiba, Bandara Hang Nadim Kembali Ramai Penumpang

“Setiap hari, setiap orang yang masuk ke pelabuhan, uang pass-nya akan masuk ke rekening bank, jadi akan langsung ketahuan besarannya, tinggal memencet bank yang diingini,” ujarnya.

Gusti berharap, penerapan e-money juga segera dilaksanakan di pelabuhan-pelabuhan lain di Kepri.

Albar