pelantar.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menambah jadwal pelayaran kapal rute Batuampar (Batam)-Belawan (Medan) dari dua menjadi tiga kali dalam sepekan. Penambahan jadwal ini untuk mengakomodir masyarakat yang ingin mudik merayakan Lebaran 1439 Hijriah di kampung halaman.

“Biasanya kan dua kali dalam sepekan, untuk arus mudik Lebaran ini ditambah menjadi tiga kali dalam sepekan,” kata Kepala Cabang PT Pelni Batam, Sugiyanto, dilansir dari Antara, kemarin.

Ia mengatakan, Pelni bukan menambah kapal melainkan menambah jadwal pelayaran. Dengan kebijakan ini, nantinya kapal yang mengangkut penumpang akan bolak-balik Batam-Belawan. Penambahan frekuensi pelayaran dilakukan pada tanggal 9, 11 dan 13 Juni 2018, yang diperkirakan puncak arus mudik Lebaran.

Baca Juga :   32 Kapal Diperiksa Saat Melintasi Perairan Kepri

Menurut Sugiyanto, Pelni sengaja menambah jadwal pelayaran Batam-Medan, karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, rute ini yang paling banyak diminati. Kapal Pelni masih diminati banyak masyarakat lantaran harganya yang relatif lebih murah dibanding pesawat.

Sedangkan untuk pelayaran ke Jakarta, rencananya Pelni akan menyiagakan KM Dorolonda untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Namun, Sugiyanto belum dapat memastikan jadwal pelayaran kapal itu, menunggu respon masyarakat.

Sementara itu, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) menggandeng Pelni, menyiapkan 4.750 tiket mudik gratis ke beberapa daerah di Indonesia, menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Jumlahnya 4.750 tiket untuk semua rute, termasuk dari Batam menuju Medan,” kata Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami

Baca Juga :   Mahasiswa Jadilah Entrepreneur, Jangan Fokus Jadi PNS

Ia mengatakan sebanyak 4.750 tiket mudik gratis bersama Pelindo itu untuk perjalanan melalui laut dan darat. Namun, Fiona masih enggan menyebutkan bagaimana cara pendaftaran tiket mudik gratis bersama Pelindo I itu, juga kapan program itu akan dimulai. Ia juga belum menjabarkan rute perjalanan yang disiapkan Badan Usaha Milik Negara itu.

“Nanti ada pendaftarannya. Peserta harus melampirkan fotokopi KTP, dan Kartu Keluarga. Nanti informasi lengkapkan akan kami sampaikan,” kata dia.

Editor: Yuri B Trisna