Pengiriman Trump T1 Mulai Jalan, Klaim Buatan Amerika Diganti dan Harga Tetap $499

Pengiriman Trump T1 akhirnya dimulai setelah penantian panjang yang sempat membuat perangkat ini jadi sorotan. Trump Mobile menyampaikan bahwa pelanggan yang sudah melakukan pre-order akan menerima email pembaruan, sementara pengiriman unit disebut mulai berlangsung minggu ini.

Bagi banyak calon pembeli, kabar itu penting karena T1 sudah lama berada di posisi yang menggantung. Ponsel ini sebelumnya dijadwalkan mulai dikirim pada September 2025, tetapi tenggat itu lewat tanpa ada unit yang benar-benar sampai ke tangan pembeli.

Kondisi tersebut membuat T1 lebih sering dibicarakan karena keterlambatannya daripada karena wujud nyatanya. Dalam beberapa bulan terakhir, publik belum melihat bukti pengiriman yang konsisten, sehingga pertanyaan soal kesiapan produknya terus muncul.

Pat O’Brien, CEO Trump Mobile, mengatakan kepada CNN bahwa bisnis teknologi tidak sesederhana kelihatannya. Ia menyebut komponen harus diuji untuk jaminan kualitas dan menegaskan bahwa permintaan terhadap T1 sangat tinggi.

Ia juga mengatakan pesanan akan dipenuhi secepat mungkin dalam beberapa minggu ke depan. Dengan begitu, fase pengiriman yang baru dimulai ini menjadi langkah pertama yang nyata setelah berbulan-bulan menunggu kepastian.

Janji awal yang berubah arah

Saat pertama kali diumumkan, daya tarik utama T1 ada pada klaim bahwa perangkat ini dibuat di Amerika Serikat. Klaim itu langsung memicu tanda tanya, karena jumlah fasilitas domestik yang mampu memproduksi ponsel memang terbatas.

Keraguan makin besar karena harga ritel yang dipatok berada di angka $499. Dalam konteks manufaktur AS, angka itu dinilai sulit dicapai, terutama jika dibandingkan dengan Liberty Phone dari Purism yang dijual seharga $1.999.

Ada juga dugaan bahwa T1 sebenarnya merupakan ponsel buatan China yang hanya dirakit di AS. Pada akhirnya, klaim “Made in USA” dihapus dan diganti menjadi “designed with American values in mind”.

Perubahan itu membuat arah komunikasi produk bergeser cukup jauh. Dari janji manufaktur domestik, T1 kini lebih menonjolkan identitas dan nilai desain ketimbang asal produksi secara langsung.

Spesifikasi yang masih bisa berubah

Di luar perdebatan soal asal pembuatan, rincian teknis T1 juga ikut berubah sejak diumumkan pada June 2025. Perangkat ini kini disebut membawa tiga kamera belakang, dengan kamera utama 50MP, modul ultra-wide 8MP, dan kamera telephoto 2x.

Di bagian depan, tersedia kamera selfie 50MP yang dipasangkan dengan layar AMOLED 6,78 inci ber-refresh rate 120Hz. Ponsel ini juga dibekali baterai 5000mAh, pengisian cepat 30W, sensor sidik jari, dan AI Face Unlock.

Meski detail itu sudah ditampilkan, situs T1 menegaskan bahwa spesifikasi pasti dan tampilan akhir masih dapat berubah. Artinya, daftar fitur yang ada sekarang belum sepenuhnya final.

Langkah Trump Mobile berikutnya

Selain T1, The Trump Organization juga menyiapkan layanan nirkabel baru bernama The 47 Plan. Paket itu dibanderol $47,45 per bulan dan merujuk pada Donald Trump sebagai presiden AS ke-47 dan ke-45.

Kehadiran paket tersebut menunjukkan bahwa Trump Mobile tidak hanya bergerak di perangkat keras. Perusahaan ini juga sedang membangun ekosistem produk yang lebih luas di sekitar merek yang sama.

Untuk saat ini, perhatian tetap tertuju pada satu hal yang paling dinanti, yaitu apakah T1 benar-benar sampai ke tangan para pemesan setelah penantian panjang. Pengiriman yang baru dimulai menjadi ujian penting bagi Trump Mobile untuk membuktikan bahwa janji awalnya mulai berubah menjadi barang nyata.

Baca Juga

Back to top button