Bila Anda pernah menonton channel Hotboxing yang dibawakan Mike Tyson di Youtube, Anda pastinya tahu gaya Mike Tyson membawakan acara ini. Mantan petinju dunia ini kerap mengisap rokok saat berbincang-bincang dalam programnya itu.

Ternyata, Tyson tidak sedang mengisap rokok biasa. Rokok tersebut adalah ganja. Tontonan seperti ini tampak lumrah bagi penonton di negara Amerika sana karena sudah melegalkan ganja. Berbeda di Indonesia, Tyson mungkin akan langsung diburu polisi.

Mengisap ganja adalah kebiasaan bagi petinju dengan julukan si leher beton tersebut. Bahkan tak tanggung-tanggung Tyson mengaku bertani ganja dengan ladang yang terbilang luas atau sekitar 16 hektare yang berlokasi di wilayah Death Valley, California. Baginya usaha tersebut adalah sebuah bisnis yang menjanjikan.

Channel Mike Tyson, Hotboxing

“Saya menghisap ganja sejak tahun 1990an, sebelum saya mengalahkan Andrew Golota di tahun 2000,” ujar Tyson.

Baca Juga :   Singapore Tourism Board Buat Program Kolaborasi dengan Chef Martin Natadipraja dan Presenter Marissa Nasution

Dikutip dari Viva.co.id Mike Tyson mengaku membakar ganja hampir setiap jam. Jika ditotal, uang ‘yang dibakar’ untuk menikmati ganja bisa mencapai US$40.000 atau lebih dari Rp569 juta dalam kurun 30 hari lamanya. Bahkan dia mengisap bersama teman dan keluarganya.

“Kita habiskan berapa buat nge-fly? US$40.000 ya per bulan? Iya, 40. USD40.000 per bulan,” ujar Tyson.

Menariknya lagi, dia membuka sebuah sekolah untuk para penumbuh ganja di ladang tersebut, bernama The Tyson Cultivation School.

foto: MSN.com