Lucas Talent Inc. ikut mengonfirmasi kabar duka atas kematian Stewart McLean melalui unggahan Facebook yang ditulis agen bakat Jodi Caplan. Agensi itu menyebut telah bekerja bersama McLean selama lebih dari 10 tahun dan menggambarkannya sebagai sosok yang profesional, berdedikasi, dan menyenangkan.
Ucapan belasungkawa juga datang dari banyak casting director yang disebut telah mengirimkan simpati kepada keluarga dan tim McLean. Dalam pernyataan yang sama, agensi menyebut McLean sebagai pribadi baik yang akan sangat dirindukan.
Di sisi lain, polisi masih berupaya merangkai apa yang terjadi sebelum kematian aktor asal Kanada itu. Tim Investigasi Pembunuhan Terpadu Kanada atau IHIT menyatakan penyelidikan kini berfokus pada aktivitas McLean menjelang ia hilang.
Kopral IHIT Esther Tupper mengatakan timnya sedang memeriksa rekaman CCTV, meneliti bukti yang tersedia, dan mewawancarai sejumlah pihak. Langkah itu dipakai untuk menyusun lini masa kejadian sebelum 15 Mei 2026.
McLean terakhir kali terlihat di kediamannya di wilayah Lions Bay, British Columbia, pada Jumat, 15 Mei 2026. Laporan orang hilang kemudian masuk ke Kepolisian Kerajaan Kanada wilayah Squamish pada Senin, 18 Mei 2026.
Perkembangan besar dalam kasus ini muncul setelah sisa-sisa jenazah ditemukan di kawasan Lions Bay. Temuan itu menjadi titik awal penyelidikan yang kemudian mengarah pada identifikasi McLean sebagai korban.
IHIT mengumumkan perkembangan tersebut pada Jumat, 22 Mei. Polisi saat ini memandang kasus itu sebagai insiden terisolasi, tetapi motif kematian McLean belum dibuka ke publik.
McLean dikenal lewat serial Arrow dan berusia 45 tahun saat peristiwa ini terjadi. Selain itu, namanya juga tercatat tampil dalam Virgin River, Murder in a Small Town, dan Happy Face.
Hingga sekarang, aparat masih mengumpulkan petunjuk yang bisa menjelaskan apa yang terjadi pada McLean sebelum ia ditemukan tewas. Penyidik juga terus mencari siapa yang bertanggung jawab atas kematiannya.
Source: mediaindonesia.com