pelantar.id – Pemerintah Kota Batam terus melakukan penataan untuk mempercantik kawasan wisata Jembatan 1 Barelang. Sejumlah pedagang yang selama ini berjualan di seputaran jembatan, akan direlokasi ke area Dendang Melayu.

Kawasan wisata Jembatan 1 Barelang sudah menjadi ikon pariwisata Kota Batam. Setiap hari, terutama di akhir pekan, kawasan itu dipadati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemandangan laut dengan pulau-pulau kecil yang cantik, ditambah tampilan desain jembatan yang menawan menjadi daya tarik bagi para penyuka wisata alam.

Adapun kawasan wisata Dendang Melayu berada tak jauh dari jembatan. Jika dari arah Batuaji atau Batam Centre, pengunjung akan mendapati Dendang Melayu sebelum memasuki area Jembatan 1 Barelang.

Di kawasan itu, sudah dilengkapi beberapa fasilitas pendukung seperti area parkir, listrik dan air bersih. Juga ada spot foto yang memiliki jarak pandang lebih luas, berlatar kokohnya Jembatan 1 Barelang.

Spot foto di Dendang Melayu dengan latar Jembatan 1 Barelang

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, saat ini sudah ada 11 kios yang disiapkan untuk pedagang berjualan di kawasan wisata Dendang Melayu Jembatan I Barelang.

Baca Juga :   Twitter Tambahkan Notifikasi untuk Bantuan Kekerasan Berbasis Gender

“Kios-kios itu akan diisi oleh pedagang yang sudah lama berjualan di sekitar Jembatan 1 Barelang, khususnys pedagang kuliner,” katanya, Selasa (22/1/19).

Ardi mengatakan, pemindahan tempat usaha itu sudah disepakati bersama antara pemerintah dengan pedagang. Rencananya, para pedagang sudah mulai berjualan di kios tersebut pekan ini.

Belasan kios itu bertempat di sekitar area parkir. Selain kios kuliner, pemerintah juga akan menyiapkan lapak untuk penjualan barang souvenir, bertempat di bangunan lama yang berada di bagian bawah Dendang Melayu dekat pantai Tanjung Pengumpul.

“Di bagian bawah ada bangunan, itu akan difungsikan untuk pasar seni, untuk penjualan barang-barang souvenir,” ujarnya.

Ardi berharap, para pedagang maupun pengunjung yang menikmati kuliner di kawasan wisata itu bisa bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :   Tembus 100 Juta Penonton, Apa Istimewanya Klip 'How You Like That' dari Blackpink?

“Namanya juga tempat wisata, jadi harus bersih. Memang ada petugas kebersihan di sana, tapi lebih baik kalau kita bangun kesadaran untuk bersama-sama menjaga kebersihan di tempat itu,” kata dia.

Gerbang masuk kawasan wisata Dendang Melayu Barelang

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui KementerianPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sudah menyiapkan anggaran untuk kegiatan penataan Jembatan 1 Barelang. Penataan diprioritaskan pada kegiatan pemasangan lampu hias, taman dan hiasan dinding jembatan. Untuk penataan taman, akan digarap oleh Kementerian Pariwisata.

Penataan kawasan wisata Barelang juga sampai ke kawasan Jembatan 2 Barelang. Pedagang yang banyak menampati kios di tepi jalan bakal ditertibkan. Catatan Pemko Batam, ada 43 pedagang yang akan ditata ulang lapak jualannya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pekan lalu sudah mengintruksikan jajaran Dinas Pariwisata agar melakukan penataan dan penertiban di kawasan wisata Jembatan Barelang.

“Sudah mulai semrawut, harus segera ditata biar lebih rapi dan cantik,” katanya.

*****