Pelantar.id – Terhitung sudah 19 tahun peringatan serangan 11 September yang menewaskan ribuan orang di Menara Kembar World Trade Center (WTC) Kota New York, Amerika Serikat.

Sebagai penghormatan terhadap korban, Pentagon pada Rabu malam melakukan ‘Towers of Light’ atau menyalakan Dua lampu terang di markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) jelang peringatan 19 tahun serangan teror 11 September 2001.

Selain itu, bendera setengah tiang juga dikibarkan dibeberapa negara bagian. Hari itu, 2.977 orang tewas dalam serangan teroris. Peringatan 11 September akan menggiring ingatan terutama bagi warga Amerika pada aksi terorisme naas.

Bermula dari pembajakan empat pesawat oleh teroris dan menabrak beberapa titik vital di AS. Dua pesawat menabrak Menara Kembar World Trade Center Kota New York. Pesawat ketiga diterbangkan ke Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan, dekat Washington.

Baca Juga :   Pilih Jadi Badut Jalanan karena Tekanan Hidup

Kemudian, penumpang di pesawat keempat, yang diperkirakan menuju Gedung Putih, namun terjatuh di sebuah lapangan di Pennsylvania.

Setelah Tragedi 11 September, memberi dampak buruk pada warga muslim di AS dan menimbulkan kebencian anti-Islam saat itu, hingga munculnya ancaman dalam beberapa minggu setelah 9/11, menurut sebuah studi tahun 2007 di Journal of Ethnicity in Criminal Justice.

Bagi orang Amerika yang lebih tua, tragedi naas ini tentunya menjadi peristiwa yang tak terlupakan. Namun, untuk generasi sekarang mungkin perlu diberitahu bagaimana peristiwa itu terjadi.

voa