Perlindungan Untuk Guru Ngaji Tanah Bumbu, Jhonlin Agro Raya Daftarkan 991 Pekerja Rentan Ke BPJS

Bagi 991 pekerja rentan di Kabupaten Tanah Bumbu, perlindungan kerja kini bukan lagi sekadar harapan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PT Jhonlin Agro Raya Tbk memberikan jaminan sosial lewat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar mereka bisa menjalankan aktivitas harian dengan lebih tenang.

Penerima manfaat program ini didominasi guru ngaji, yaitu pengajar nonformal yang memegang peran penting dalam pendidikan moral dan keagamaan di lingkungan masyarakat. Skema perlindungan yang diberikan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, dua bentuk perlindungan dasar yang sangat dibutuhkan kelompok pekerja yang sering berada di luar jaminan formal.

Perhatian pada pekerja yang kerap luput dari perlindungan

Guru ngaji menjalankan tugas yang besar, tetapi kondisi kerja mereka tidak selalu sejalan dengan tanggung jawab yang diemban. Banyak dari mereka bekerja dengan penghasilan terbatas, sementara peran mereka dalam pembinaan akhlak dan pendidikan agama tetap berjalan di tengah masyarakat.

Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya, Temmy Iskandar, menegaskan bahwa program ini lahir dari perhatian terhadap kondisi tersebut. Ia menyebut guru ngaji memiliki tanggung jawab besar terhadap pendidikan moral dan agama, tetapi kerap tidak memiliki perlindungan sosial.

Temmy juga menyampaikan bahwa perusahaan ingin para penerima manfaat merasa aman saat menjalankan tugas. Perlindungan sosial yang diberikan menjadi bentuk pengakuan atas kerja mereka yang sering tidak terlihat, meski perannya sangat dekat dengan kehidupan warga.

Rasa aman saat mengajar ikut meningkat

Bagi para guru ngaji, jaminan sosial tidak hanya berbicara tentang perlindungan di atas kertas. Kehadiran program ini memberi dampak langsung pada rasa tenang saat mereka berinteraksi dengan para santri dan menjalankan kegiatan mengajar.

Salah satu guru ngaji di TPA Masjid Akmal Pala mengaku bantuan tersebut membuat dirinya lebih nyaman saat berhadapan dengan para santri. Situasi ini menunjukkan bahwa perlindungan dasar bisa memberi ketenangan dalam aktivitas yang dijalankan setiap hari.

Hal seperti ini penting karena tenaga pengajar berbasis komunitas kerap bekerja di luar struktur kerja formal. Dengan adanya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, risiko kerja dan risiko sosial yang mungkin muncul bisa mendapat penanganan dalam skema yang lebih jelas.

CSR yang menyentuh kebutuhan nyata warga

Langkah Jhonlin Agro Raya memperlihatkan bahwa CSR bisa diarahkan ke kebutuhan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sekitar. Program ini tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi memberi perlindungan yang bisa dirasakan langsung ketika penerima manfaat menjalankan aktivitas harian.

Pendekatan seperti ini menempatkan kesejahteraan pekerja rentan sebagai bagian penting dari praktik usaha yang berkelanjutan. Dalam konteks Tanah Bumbu, perusahaan tidak hanya hadir sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sosial di wilayah operasionalnya.

Pola perlindungan ini juga memperlihatkan bahwa kebutuhan dasar pekerja rentan tidak selalu harus diselesaikan lewat bantuan jangka pendek. Saat perlindungan sosial diberikan melalui skema yang terukur, manfaatnya dapat dirasakan lebih lama dan lebih relevan dengan kondisi kerja mereka.

Peluang bagi kelompok rentan lainnya

Program yang menyasar guru ngaji ini juga membuka ruang bagi pengembangan perlindungan serupa untuk kelompok pekerja rentan lain. Sasaran seperti sektor sosial dan pendidikan berbasis komunitas disebut masih membutuhkan dukungan perlindungan dasar agar dapat bekerja dengan lebih aman.

Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan yang diberikan menjadi lebih terukur bagi para penerima manfaat. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kelompok yang selama ini menopang kehidupan sosial masyarakat tanpa banyak sorotan tetap layak mendapat perhatian yang setara.

Dalam praktiknya, perlindungan dasar seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bukan hanya memberi rasa aman, tetapi juga menegaskan bahwa pekerjaan mereka diakui sebagai bagian penting dari kehidupan sosial di daerah. Bagi 991 pekerja rentan di Tanah Bumbu, terutama para guru ngaji, kepesertaan ini menjadi langkah nyata agar aktivitas mengajar dan pengabdian di tengah masyarakat bisa dijalani dengan lebih tenang.

Source: www.medcom.id
Exit mobile version