pelantar.id – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) I meluncurkan produk bahan bakar minyak BBM) jenis pertamax di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (8/12/18).

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Mas’ud Khamid mengatakan, pengadaan pertamax di Kepri sekaligus untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat tentang kapan jenis BBM tersebut dijual di sana. 

“Bahan bakar dengan RON 92 ini hadir di 16 SPBU di Kepri, di antaranya 11 SPBU di Batam dan 5 SPBU di Tanjungpinang untuk tahap awal,” kata Mas’ud.

General Manager Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki mengatakan, walaupun pertamax baru bisa didapati di 16 SPBU yang ada di Kepri, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menambah titik penjualan pertamax di SPBU lainnya.

Baca Juga :   PLN Batam Siapkan SOP untuk Siaga Pasokan Listrik Saat Nataru 2019

Keputusan itu akan diambil berdasarkan pertimbangan pihak manajemen sembari melihat realisasi penjualan pertamax yang baru saja dilaksanakan. 

Mengenai stok BBM jenis pertamax, Pertamina memastikan sudah menghitungnya berdasarkan perkiraan kebutuhan dan permintaan masyarakat di Kepri

Untuk Batam, pasokan pertamaxnya dari TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Kabil. Sedangkan untuk Tanjung Pinang mendapatkan pasokan Pertamax dari TBBM Tanjung Uban,” kata Branch Marketing Manager Pertamina Wilayah Kepri, Oos Kosasih.

Pasokan pertamax untuk Batam disiapkan stok dengan kapasitas sebanyak 800 kiloliter (KL), sedangkan untuk Tanjungpinang dan kabupaten di sekitarnya sebanyak 9.500 KL.

“Kedua tangki ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan pertamax masyarakat Kepri,” ujar Oos.

Untuk harga, Oos menyebut pihaknya menjual pertamax sebesar Rp 10.800 per liter.

Baca Juga :   Bright PLN Batam Raih Penghargaan Industri Marketing Champion 2019

Sumber : Kompas.com